0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ruang Rapat Penuh, Habib Rizieq Ngotot Masuk

Habib Rizieq (merdeka.com)

Timlo.net – Sejumlah tokoh menemui Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan untuk menyampaikan hasil simposium waspada PKI yang digelar di Balai Kartini, Jakarta. Mereka terdiri dari Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein, Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnarki dan Pimpinan FPI Habib Rizieq.

Pantauan di lokasi, Kivlan Zein dan Kiki datang terlebih dahulu. Kemudian Habib Rizieq menyusul keduanya, namun sempat tak diperbolehkan masuk karena kursi rapat sudah terlalu penuh.

“Tidak apa-apa saya berdiri juga tak masalah,” kata Habib Rizieq.

Sebelumnya, mereka menggelar aksi di depan Kemenko Polhukam, setelah aksinya tak diterima di Istana Presiden. Mereka menyampaikan bahwa pemerintah tak perlu minta maaf terhadap PKI.

Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan menyatakan hasil rekomendasi simposium tandingan yang digelar di Balai Kartini akan digabungkan dengan simposium nasional 65. Kemudian hasil rekomendasi simposium tersebut akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.

“Nanti masukan kan macam-macam, dari tim Kejagung, Komnas HAM, sudah berapa bulan. Rekomendasinya ada, dari mana-mana dari simposium yang hari ini jalan, terus simposium yang lalu. Terus kita undang ahli-ahli juga kita rumuskan ya itulah kita laporkan ke Presiden,” kata Luhut.

Dia mengaku tak masalah simposium tandingan berlawanan dengan simposium nasional 65. Pihaknya menegaskan akan mengakomodir rekomendasi simposium tandingan tersebut.

“Ya enggak apa-apa, kan saya bilang, ada masukan dari kamu, masukan dari sini, sini, nanti kita duduk, ahli-ahli kita, kita tulis ulang,” katanya.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge