0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bingkai Foto Bupati Dijual Rp 200 Ribu, Ganjar: Apa Benar?

dok.timlo.net/aditya wijaya
Screenshoot percakapan antara petugas UPTD Kecamatan Wedi dengan guru TK 1 (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mempertanyakan kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten terkait penjualan bingkai bergambar foto Bupati dan Wakil Bupati Klaten sebesar Rp 200 ribu. Hal itu menyusul beredarnya percakapan pesan pendek (SMS) hingga menjadi viral di jagad sosial media (Sosmed).

“Apa benar? @SriHartini_Klt @jaka_sawaldi @humaskabklaten @satpol_ppklaten,” cuit Gubernur Ganjar melalui akun Twitter @ganjarpranowo yang mencantumkan akun Twitter Bupati Klaten Sri Hartini, Sekda Klaten Jaka Sawaldi, Humas Setda Klaten, dan Satpol Pol PP Klaten, Kamis (2/6) malam.

Informasi dihimpun, keriuhan itu bermula dari postingan fans page Facebook ‘Info Klaten 2’ pada Kamis (2/6). Admin Info Klaten 2 mengunggah dua gambar screenshoot (layar percakapan) SMSĀ antara Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kecamatan Wedi dengan seorang guru TK di Klaten agar segera menebus bingkai foto Bupati dan Wakil Bupati Klaten seharga Rp 200 ribu tersebut.

“Bu dimohon segera mengambil gambar Bupati! Tinggal TK njenengan (Anda) yang belum ambil. Sudah ditanyakan Klaten,” tulis pemilik nomor 081568298269 yang diduga petugas UPTD Kecamatan Wedi kepada seorang guru TK, pada 2 Mei 2016 lalu.

Akibat unggahan dua foto screenshoot tersebut, hingga Jumat (3/6), sontak fans page berpengikut 10.612 pengguna facebook itu sudah dibagikan sebanyak 67 kali dan dikomentari 136 orang.

“Gambar Bupati dan wakil bupati Klaten, menjadi lahan bisnis baru. Bayangkan 200 x Semua TK PAUD SD SMP SMK DAN SEMUA INSTANSI SE KABUPATEN KLATEN. Berapa sih harga cetak Gambar foto A3. Harga konsumen @max 7000 x 2 = 14000. 7.000 dah mahal banget lho kalau jumlah banyak bisa separo harga,” tulis admin Info Klaten 2, Kamis (2/6) kemarin yang memicu netizen untuk riuh berkomentar hingga ditanggapi akun Twitter Ganjar Pranowo.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge