0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kemenpora Berharap Sentul Tetap Digunakan untuk MotoGP

dok.timlo.net/gg
Sirkuit Sentul (dok.timlo.net/gg)

Solo — Sirkuit Sentul di Indonesia dalam bayang-bayang gagal untuk menggelar seri MotoGP tahun 2017 mendatang. Sejumlah persyaratan dari MotoGP disinyalir menjadi penghalang bagi Sentul untuk persaingan menjadi venue.

Akan terapi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) meminta pengelola Sirkuit Sentul untuk segera memenuhi persyaratan agar kesempatan Indonesia menjadi tuan rumah Moto GP. Sebanyak tiga syarat itu sudah diberitahukan secara resmi oleh Kemenpora lewat surat, pekan lalu.

Manajemen Sentul diminta mengebut syarat-syarat tersebut lantaran Dorna selaku penyelenggara Moto GP memberi batas waktu hingga akhir Juni mendatang. Paling tidak, Sentul butuh dana Rp160 miliar untuk membiayai penyelenggaraan Moto GP musim depan. Pemerintah juga membantu dalam bentuk commitment fee, yang bisa menjadi Keputusan Presiden.

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat kepada pengelola Sentul, yakni Tinton Soeprapto. “Dalam hal ini, setelah kami minta keterangan ternyata soal kepemilikan saham itu 83% milik Tommy Soeharto dan hanya 17% kepunyaan Tinton,” ujar Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, akhir pekan lalu di Solo.

Sementara itu, Provinsi Sumatera Selatan juga menyodorkan Sirkuit Jakabaring Palembang untuk venue MotoGP, sebagai alternatif Sentul. “Kami belum mendapat arahan untuk tawaran ini. Seandainya Sentul tak jadi, Indonesia punya hak eksklusif untuk jadi tuan rumah Moto GP 2018 tanpa melalui proses bidding,” tambah imbuh Asisten Deputi Industri dan Promosi Olahraga, Suryati.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge