0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menteri Marwan : Dana Desa Jangan Kembali ke Kota

Marwan Jafar (merdeka.com)

Timlo.net — Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Marwan Jafar mengingatkan agar banyak melibatkan tenaga lokal saat melakukan pembangunan dengan dana desa. Cara ini positif karena memberikan dampak luar biasa bagi desa tersebut.

“Misalnya jalan desa bisa dikerjakan bersama-sama, padat karya. Tidak perlu pihak ketiga atau kontraktor untuk menggarap jalan desa. Sehingga, masyarakat desa bisa terlibat semua,” ujarnya, Kamis (2/6).

Dia menghitung dalam sehari bisa menghabiskan Rp 140 ribu untuk biaya pekerja dengan estimasi waktu pengerjaan tiga bulan.

“Jangan sampai keluar dari desa, supaya uang itu tetap berputar di desa. Bukan kembali lagi ke kota,” tuturnya.

Dia juga mengatakan Pembuatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDesa), maupun laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran Dana Desa (DD) cukup dua lembar.

“Jadi RPJMDesa itu bisa dua lembar, programnya lah. Kalau laporannya, cash flow saja. Tidak usah terlalu tebal, biar lebih mudah untuk membuat dan memahami,” katanya.

Menurutnya, pemerintah saat ini telah berkomitmen untuk membangun Indonesia melalui desa-desa. Pemerintah dalam hal ini menjamin, bahwa program-program termasuk dana desa bisa bermanfaat untuk masyarakat.

“Dana desa yang dikucurkan pemerintah adalah upaya menggelorakan pembangunan yang adil. Pengucuran dana desa sebagai upaya pemerintah untuk mewujudkan negara yang makmur dan sejahtera,” terangnya.

[did]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge