0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Taksi Tak Patuhi Perjanjian

timlo.net/nanang rahadian
Angkuta Mogok (timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Permasalahan taksi yang mangkal di depan Palur Plaza dan Jaten merupakan kasus lama. Bahkan sempat dibuat perjanjian yang intinya taksi dilarang mangkal di tempat tersebut.

“Tahun 2014, kami pernah memprotes keberadaan taksi tersebut. Bahkan ada perjanjian bahwa taksi tidak boleh lagi mangkal,” kata Junaidi, Ketua Paguyuban Sopir Angkuta Karanganyar, Rabu (1/6).

Junaidi menambahkan, pada kenyataannya mereka hanya sehari dua hari saja, setelah itu kumat lagi. Malah kadang mereka menantang karena merasa ada yang mendukung di belakang taksi itu. Taksi yang mangkal di depan Palur Plasa dan di depan Lapangan Jaten, mereka menunggu penumpang keluar dari belanja, atau yang minta diantar ke beberapa wilayah seperti ke Jumantono, Jumapolo, Tawangmangu dan lainnya.

“Kan itu mengambil penumpang kami. Mestinya penumpang itu naik angkuta sampai ke Jungke kemudian pindah naik bus mini ke Jumapolo atau Jatipuro, tetapi memilih naik taksi dari Palur Plasa ke tujuannya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi Dishubkominfo Joko Mulyono mengatakan, sebetulnya pihaknya sudah beberapa kali melakukan sweeping taksi yang nekat mangkal. Terutama yang siang hari, karena mengganggu operasional angkuta.

“Kami sudah beberapa kali melakukan operasi, namun sebatas kami beri peringatan saja. Kami akan mengundang lagi Organda dan pihak taksi di Solo untuk berembug lagi. Jangan sampai ada gangguan karena ini bisa mengganggu situasi dan kondisi di Karanganyar,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge