0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sosiolog FISIP Raih Doktor

Supriyadi (timlo.net/eko prasetyo)

Solo — Sosiolog FISIP Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil meraih gelar doktor ke 204 UNS. Selain itu, dia menjadi doktor ke 20 Program Studi Penyuluh Pembangunan. Dirinya  dinyatakan berhak menyandang gelar doktor setelah mempertahankan disertasi di Ruang Sidang UNS, Solo, Rabu (1/6) petang.

“Faktor kiai berpengaruh karena perannya yang akan dianut para santri,” ungkap Supriyadi saat mempertahankan disertasinya yang berjudul Tanggung Jawab Sosial Pesantren Dalam Gerakan Masyarakat Anti Korupsi, Studi Kasus di Pondok Pesantren Pabelan, Magelang-Jawa Tengah.

Sementara itu, lanjutnya, faktor sistem pendidikan berpengaruh karena menjadi saluran bertindak pesantren dalam penanaman nilai-nilai anti korupsi, dan faktor masyarakat, LSM dan Pemerintah  berpengaruh karena memberi dukungan atas keberlanjutan gerakan anti korupsi di Pesantren Pabelan.

Hal ini, kata Supriyadi, berarti semakin dipercaya peran kiai, maka semakin meyakinkan pembentukan watak anti karupsi pada santri. Begitu pula semakin berpengaruh pula sistem pendidikan sebagai saluran bertindak dalam penanaman nilai-nilai anti korupsi kepada para santri.

“Penguatan akan terjadi lebih besar ketika dukungan masyarakat lingkungaan pesantren, LSM dan Pemerintah semakin nyata dan berkesinambungan terhadap Pesantren Pabelan,” jelasnya.

Supriyadi mengatakan, pemberdayaan santri dalam gerakan masyarakat anti korupsi di Pesantren Pabelan merupakan gerakan pengembangan potensi santri dan untuk membentuk akhlak mulia dan kemampuan keterampilan yang bervariasi sebagai jati diri santri Pabelan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge