0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soroti Permasalahan Sampah, Mahasiswa Usung Buto Cakil

Aksi teatrikal buto cakil menyoroti maraknya kasus sampah, kekerasan seksual anak, dan narkoba oleh mahasiswa Unwidha Klaten (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Bertepatan Hari Kelahiran Pancasila, Rabu (1/6), puluhan mahasiswa  Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten menggelar aksi damai di halaman Pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten. Mereka menyerukan tiga permasalahan serius yang dihadapi Klaten saat ini.

“Klaten sedang menghadapi tiga masalah, yakni sampah, kekerasan anak, dan narkoba yang harus dapat dicarikan solusinya,” kata Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unwida, Joko Susilo, Rabu (1/6).

Aksi diikuti sekitar 50 mahasiswa itu dimulai sekitar pukul 09.00 WIB mengambil start di Alun-alun Klaten dengan berjalan kami sekitar 1,5 kilometer menuju halaman Pemkab. Mahasiswa juga membagikan ratusan stiker bertuliskan ‘Kami Peduli Sampah’ kepada warga yang ditemui jalan. Kemudian diakhiri dengan aksi teatrikal dengan mengunakan wayang kertas perwajahan buto cakil.

“Selain mendirikan TPA sampah, seharusnya Pemkab juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah di sungai. Saat ini kami juga melakukan sosialisasi terkait kesadaran itu,” ujar Joko.

Hal senada juga disampaikan peserta aksi lainnya, Ari Nugraha Waluya Jati. Menurutnya, aksi peduli sampah sekaligus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menerapkan 6 R yakni Reuse, Recycle, Reduce, Replace, Refill dan Repair.

“Semoga Pemkab Klaten lebih cepat mendapatkan TPA yang legal dan masyarakat bisa sadar akan pentingnya untuk menjaga lingkungan sekitar. Selain itu, aksi ini juga wujud keprihatinan atas maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak di klaten. Semoga para pelaku bisa dijatuhi hukuman yang berat,” kata mahasiswa jurusan Ilmu Komputer ini.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge