0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Operasi Pekat, Penghuni Kos dan Pengamen Digaruk

Satuan Sabhara Polres Klaten mengamankan 346 botol Miras dalam Operasi Pekat (dok.timlo.net/ist)

Klaten — Setelah mengamankan ratusan botol minuman keras (Miras), Satuan Sabhara Polres Klaten menciduk sejumlah penghuni kos dan pengamen dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Candi 2016, Rabu (1/6). Hal itu untuk menciptakan kondisi Kabupaten Klaten yang aman dan terbebas dari pelaku kriminalitas dan Pekat.

“Operasi Pekat ini salah satunya kami fokuskan ke kamar-kamar kost. Tujuannya untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kriminal dan sebagai cipta kondisi menjelang Ramadan,” ujar Kasat Sabhara Polres Klaten AKP Suyadi, Rabu (1/6).

Dalam razia selama 2,5 jam, petugas menyisir setiap rumah yang menyediakan kamar kost di Karanganom Mudal dan terminal di wilayah Kota Klaten. Satu per satu penghuni kost diperiksa kartu identitasnya.

Hasilnya, petugas mendapati empat orang yang tidak mengantongi dokumen kependudukan. Bahkan dalam satu kamar terdapat satu pasangan yang tidak bisa menunjukkan status perkawinan mereka. Sedangkan di Sub Terminal Bendogantungan, Kecamatan Klaten Selatan, pihakya mengamankan dua orang pengamen.

“Keenam orang tersebut pun dibawa ke Mapolres untuk didata dan diberi pengarahan. Selain itu kami juga mengamankan beberapa botol sisa minuman keras dan  satu unit sepeda motor,” ungkap AKP Suyadi.

Pihaknya juga menghimbau warga masyarakat untuk lebih peka dan waspada terhadap lingkungan mereka, khususnya para pemilik kost.  Jangan sampai kost menjadi lokasi persembunyian pelaku kejahatan.

“Setidaknya setiap pemilik kost mengetahui siapa penyewa kamarnya dan pekerjaan mereka sehari-hari. Selain itu ada dokumen yang menerangkan dari mana mereka berasal, seperti foto kopi KTP. Sehingga keberadaan penghuni kost-kostan tetap terpantau,” imbuh dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge