0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dipindah, Omset PKL Sunday Market Menurun

dok.timlo.net/achmad khalik
Koordinator pedagang Sunday Market Manahan, Yuli "De Santos" saat mewakili puluhan pedagang mengadu ke DPRD (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Sebagian pedagang Sunday Market Manahan mengeluh terkait pemindahan sepihak tempat jualan mereka yang dilakukan oleh pihak Paguyuban. Pasalnya, setelah dilakukan pemindahan, dagangan mereka sepi pengunjung dan itu berdampak pada omset pendapatan yang mereka dapatkan.

“Sudah tiga minggu ini kami sepi pembeli akibat dipindah oleh pengurus paguyuban lantaran posisinya kurang strategis,” terang salah seorang pedagang Sunday Market Manahan, Yuli “De Santos,” Rabu (1/6).

Sebelumnya, sejumlah pedagang berjumlah 50-an orang menempati kawasan sisi selatan Stadion Manahan Solo. Namun, tiga minggu lalu mereka dipindahkan ke bagian agak utara atau barat stadion. Mereka mengaku, sejak pemindahan dilakukan omset pendapatan mereka berkurang hingga 50 persen. Pasalnya, pengunjung Stadion Manahan sangat sedikit melintasi kawasan tersebut.

“Kalau ditata kami siap, tapi juga yang adil. Jangan malah merugikan kami (pedagang),” kata Yuli.

Disinggung terkait relokasi yang dilakukan Pemkot Solo terhadap pedagang Sunday Market Manahan, Yuli mengaku sejumlah pedagang mengaku keberatan dengan wacana yang digulirkan Pemkot Solo terseut. Mereka mengaku bersedia untuk mengikuti aturan yang berlaku, asalkan tetap diperbolehkan membuka lapak di tempat tersebut.

“Kami siap mengikuti aturan, asal tidak merugikan kami. Kalau terkait relokasi, kami agak keberatan karena lokasi yang akan dipakai nanti belum tentu seramai ini (Stadion Manahan),” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge