0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Piala Eropa dalam Bayang-Bayang Teror Keamanan

Piala Eropa di Prancis (dok.timlo.net/gg)

Timlo.net — Pesta akbar sepak bola Benua Biru tahun 2016 dimulai 10 Juni mendatang. Prancis akan menjadi tuan rumah perebutan juara yang dahulu bernama turnamemn Henri Delaunay ini. Akan tetapi, isu keamanan menjadi sorotan utama pelaksanaan Piala Eropa selama satu bulan nanti. Daratan Eropa, memang sedang menjadi buruan teror oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab.

Piala Eropa 2016 digelar di bawah bayang-bayang ancaman keamanan yang dinilai mengkhawatirkan. Tahun lalu (2015) serangkaian serangan terjadi di Paris, dengan korban tewas mencapai angka puluhan orang. Sementara pada Maret 2016 lalu, gantian Brusels yang jadi sasaran serangan. Ledakan besar terjadi di bandar udara utama kota tersebut dan juga di stasiun kereta bawah tanah.

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat pun mengeluarkan peringatan pada warganya yang akan menyaksikan Piala Eropa 2016 untuk berhati-hati karena potensi serangan teror.

“Kami memperingatkan warga negara AS akan potensi risiko serangan teroris di seluruh Eropa, yang membidik event-event besar, lokasi tujuan wisata, restoran, pusat keramaian, dan sarana transportasi. Besarnya jumlah turis yang mengunjungi Eropa musim panas ini akan menjadikan mereka target besar bagi teroris melancarkan serangan di lokasi publik, terutama di event besar,” demikian pernyataan Kementrian Luar Negeri Amerika Serikat di situs resminya.

Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) memperkirakan akan ada 2,5 juta penonton yang menyaksikan langsung di stadion seluruh laga Piala Eropa, dengan jumlah pengunjung dari luar negeri mencapai 1 juta orang. Bekerjasama dengan Pemerintah Prancis dan negara-negara kontestas, UEFA menyebut akan ada 90.000 petugas keamanan diterjunkan selama event ini, yang terdiri dari kepolisian, angkatan bersenjata, serta petugas keamanan swasta.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge