0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bupati Jekek: Sangat Tepat, Hari Lahir Pancasila Jadi Libur Nasional

Bupati Wonogiri Joko Sutopo pimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman kantor DPC PDIP Wonogiri (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Bupati Wonogiri Joko Sutopo menilai Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni layak diperingati secara  nasional. Bahkan dia berharap pemerintah menjadikan hari tersebut sebagai hari libur nasional tak ubahnya dengan hari besar lainnya.

“Hari Lahir Pancasila ini bobotnya hampir sama dengan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus,” ungkap Bupati Jekek –sapaan akrab Bupati Wonogiri, Rabu (1/6).

Bahkan, jika Hari Lahir Pancasila tersebut oleh pemerintah dijadikan hari libur sangatlah mendukung. Selain itu, Hari Lahirnya Pancasila sangat erat dengan dasar-dasar negara, dimana sampai saat ini Pancasila sebagai pondasi Indonesia.

“Jadi saya rasa sangat tepat, karena selama ini kan dalam prakteknya hanya kita sebagai partai (PDIP) yang rutin memperingati Hari Lahir Pancasila. Memang jika ditarik benang merah, Pancasila ini erat kaitannya dengan nama Proklamator bangsa yakni Bung Karno,” ujarnya.

Namun demikian, belakangan ada indikasi mengkaburkan antara Pancasila dengan penemunya, yang dilakukan oleh oknum tertentu. Sementara Indonesia saat ini masih berpegang pada ideologi Pancasila tersebut.

“Maka di era kepemimpinan (Presiden) Pak Jokowi ini kalau Hari Lahir Pancasila dijadikan hari libur nasional saya sangat mendukung,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge