0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Akhir Juni Target Pengadaan Beras Harus Terpenuhi

Tim Sergap melakukan pengecekan ke penggilingan padi di wilayah Banyudono (timlo.net/nanin)

Boyolali — Badan Urusan Logistik (Bulog) dibantu TNI dan Kementerian Pertanian (Kementan) mulai turun ke lapangan, hal ini untuk memenuhi target pengadaan beras akhir Juni nanti. Tim yang tergabung dalam Tim Penyerapan Gabah dan Beras Petani (sergap) ini, melakukan sidak ke sejumlah penggilingan padi di Banyudono.

“Kita harus bantu bulog dalam penyerapan beras, untuk Boyolali targetnya 13 ribu ton dan harus tercapai akhir Juni nanti ,” kata Tim Sergap dari Mabes TNI, Kolonel (Arm) Immer HP Butar Butar, Selasa (31/5)

Dijelaskan, selain membantu menyerap beras petani, Tim Sergap juga menjaga agar harga jual gabah di tingkat petani tidak jatuh karena dipermainkan tengkulak. Kerja Tim Sergap dimaksimalkan pada masa tanam I dan II. Pada masa tanam II dipastikan panen padi mulai berkurang.

“Kita akan datangi kantong-kantong yang berpotensi beras bisa dibeli Bulog, harapan kita petani mau menjual hasil panenya ke Bulog,” tambahnya.

Disisi lain, Pengelola Gudang Bulog Ngabeyan Kartasura, Syamsul Bahri mengatakan, saat ini sudah tercapai 10500 ton beras. Mestinya bulog bisa menyerap lebih banyak lagi, namun saat musim tanam I banyak kualitas beras yang tidak memenuhi standar. Dimana kadar airnya sangat banyak, sehingga banyak hasil panen yang dikembalikan ke petani. Pihaknya juga telah mensosialisasikan ke petani, agar tidak buru-buru menggiling gabah saat gabah belum benar-benar kering

“Gabah yang belum kering benar bila digiling akan rusak,” imbuhnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge