0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dewan : Jangan Ada Genangan di Plasa Manahan

timlo.net/achmad khalik
Plasa Manahan (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Proyek pembangunan Plasa Manahan yang menelan dana senilai Rp 4,7 Miliar diharapkan terlaksana sesuai harapan dari masyarakat dan Pemkot Solo. Jangan sampai usai pengerjakan proyek tersebut masih menyisakan masalah seperti genangan air di tempat yang bakal menjadi ikon kota Solo tersebut.

“Dulu kami pernah melakukan sidak ke Plasa Sriwedari. Dalam pembangunan tahap I ditemukan bentuk yang tidak sewajarnya seperti tonjolan yang ada di beberapa titik di kawasan Plasa Manahan. Itu fungsinya buat apa, kami juga masih mikir. Tapi kami harap untuk pembangunan tahap II hingga finishing jangan ada lagi masalah yang tersisa,” terang Ketua Komisi II DPRD Solo, YF Sukasno, Selasa (31/5).

Begitu juga, dengan pembuatan patung Ir Soekarno yang akan diletakkan di kawasan tersebut. Jangan sampai patung Sang Proklamator tidak mirip dengan aslinya. Atau, ada kejanggalan dengan patung yang dibuat. Maka dari itu, perlu koordinasi intens antara Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) dan pihak ketiga yang menjalankan proyek tersebut.

“Kedua belah pihak harus sering-sering koordinasi. Jangan sampai hasil akhirnya mengecewakan. Apalagi ini patung Sang Proklamator,” tandas Sukasno.

Sebelumnya diberitakan, proyek Plasa Manahan menelan dana sekitar Rp 4,7 Miliar dari APBD Kota Solo. Hampir setengah dari dana tersebut atau Rp 2,1 Miliar digunakan untuk membuat patung Soekarno yang terbuat dari perunggu. Rencananya, patung setinggi tiga meter ini akan diletakkan dibagian tengah air mancur Plasa Manahan. Patung itu sendiri, akan dinamai sebagai Patung Soekarno Membaca.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge