0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dewan Dukung Pedagang Sunday Market

timlo.net/achmad khalik
Anggota Komisi III DPRD Solo menemui pedagang Sunday Market di Ruang Paripurna Gedung DPRD Solo (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Menanggapi aksi puluhan pedagang yang mendatangi gedung Dewan, Komisi III DPRD Solo berjanji akan memperjuangkan nasib mereka. Selama ini, kalangan legislatif juga mencurigai adanya ketidakberesan di jajaran UPTD Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Solo yang menaungi kawasan Stadion Manahan.

“Saat ini, kami juga sedang fokus menyoroti UPTD pengelola Stadion Manahan,” terang Ketua Komisi III DPRD Solo, Honda Hendarto, Selasa (31/5).

Seakan mendapat dukungan, Komisi III saat ini juga sedang menyoroti terkait dugaan kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) yang dilakukan oleh pihak pengelola Stadion Manahan. Pasalnya, tahun 2015 setoran dari pihak UPTD ke Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Solo hanya mencapai Rp 2 Juta tiap penyelenggaraan Sunday Market. Sementara, di tahun 2016 ini naik menjadi Rp 3 juta. Padahal jika dikalkulasi secara detail, jumlah pedagang di Sunday Market mencapai ribuan pedagang dengan penarikan miniman Rp 10.000 – Rp 25.000 tergantung luas lapak yang dimiliki.

“Semisal ada 1.000 pedagang dengan rata-rata tarikan Rp10 ribu, totalnya itu sudah Rp 10 juta. Padahal, itu masih banyak lagi pedagang yang ada di sana. Lha sisanya kemana,” tandas Honda.

Sejauh ini, pihaknya meminta UPTD Sarana dan Prasarana untuk menelaah kembali terkait pendapatan dan setoran yang disetorkan ke Pemkot. Bukan tidak mungkin, jika itu tidak bisa dibuktikan maka pihak UPTD dapat berurusan dengan hukum.

“Kami masih meminta supaya mereka (UPTD Manahan-red) menelaah kembali. Setoran ke Pemkot ini sangat kecil. Padahal, dari para pedagang mereka tertib membayar retribusi. Lalu kemana sisa uang yang diterima oleh UPTD,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge