0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

10 Pelajar Lolos Seleksi Sekolah Gratis ke Tiongkok

timlo.net/nanin
Bupati Boyolali Seno Samudro memberikan pengarahan kepada sepuluh pelajar yang mendapatkan kesempatan belajar gratis ke Tiongkok (timlo.net/nanin)

Boyolali — Setelah melalui seleksi yang ketat, sebanyak 10 pelajar dari berbagai SMA/SMK Boyolali, berhasil mendapatkan tiket kuliah gratis ke Nanjing University di Tiongkok. Mereka nantinya akan bersekolah selama empat tahun dengan biaya dari APBD Boyolali yang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 600 juta.

“Kalian harus mandiri, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, belajar yang rajin,” kata Bupati Boyolali Seno Samudro saat memberikan pengarahan di Wisma Heritage, Selasa (31/5).

Untuk memberikan semangat kepada sepuluh pelajar yang beruntung bupati menceritakan pengalamanya saat berada di Prancis. Saat itu, selama 13 tahun tinggal di Prancis, jauh dari orang tua dan harus hidup mandiri. Seperti memasak sendiri dan biaya hidup lebih mahal. Seperti dicontohkan harga sayuran lebih mahal dibandingkan harga daging.

“Kalau di luar negeri orang yang makan sayuran justru orang kaya beda dengan di Indonesia,” cerita bupati.

Sementara Kepala Disdikpora Boyolali Abdul Rahman mengatakan, mereka nantinya akan diberi biaya kuliah asrama asuransi dan paspor senilai Rp 60 juta per siswa. Sedangkan untuk biaya hidup ditanggung siswa.

“Tapi untuk biaya hidup nanti bupati akan ikut membantu,” tambah Abdul Rahman.

Dari 10 pelajar tersebut sebanyak lima orang akan mengambil jurusan informasi teknologi sedangkan sisanya mengambil bisnis mandarin. Sepuluh siswa yang beruntung tersebut Bhaharrudin Candra Mahendra dari SMAN 1 Boyolali, Dimas Ari Handoko dari SMAN 1 Teras, Eka Nur Faizah Hardiyatik dari SMAN 1 Simo, Muhamad Solichin dari SMK Muhamadiyah 2 Andong, Riri Hita Istianah dari SMKN 1 Boyolali dan Sigit Haryo Wibowo dari SMKN 1 Wonosegoro. Selain itu ada Rizka Safirah Rahmannissa, Rosiana Ayung Silfa, Yuda Setyadi dan Fitri Nur Arfiyanti, yang ke empatnya berasal dari SMAN 3 Boyolali.

Disisi lain, orang tua siswa Bhaharudin, Jumari mengaku, awalnya sangat berat memberikan ijin anaknya bersekolah ke luar negeri. Namun karena ini program bupati akhirnya memberikan ijin.

“Ya hanya bisa berdoa saja bagaimanapun ini kesempatan emas,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge