0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kekerasan Seksual Anak Muncul Karena Degradasi Moral

merdeka.com
Ilustrasi Pelecehan Seksual (merdeka.com)

Wonogiri — Hampir semua kekerasan terhadap anak di bawah umur baik pencabulan maupun persetubuhan yang terjadi di Wonogiri karena adanya unsur suka sama suka. Sedang kasus yang berlatarbelakang pemerkosaan dapat dihitung dengan jari.

“Tapi kita prihatin dengan tingginya angka kasus ini, ” terang Kepala Badan Keluarga Berencana, Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Perempuan (BKBK SPP) Wonogiri, Reni Ratnasari, Senin (30/5).

Dia menyebut, tahum 2015 telah terjadi 46 kasus kekerasan anak kemudian pada tahun 2016 hingga 25 Mei telah terjadi 26 kasus kekerasan terhadap anak yang ditangani oleh BKBKSPP.

“Dari 289 napi di Rutan Wonogiri, 70 napi diantaranya merupakan kasus kekerasan terhadap anak. Bahkan, dari informasi terdapat korban kekerasan terhadap anak yang membesuk pelakunya,” jelasnya.

Dengan adanya fenomena tersebut semakin menguatkan bahwa telah terjadi degradasi moral, rasa malu pada anak-anak sudah pudar. Serta lingkungan anak-anak yang jelas tidak ramah terhadap anak, bahkan Wonogiri dianggap darurat.

Saat ini pihaknya tengah melakukan upaya untuk menangani kekerasan terhadap itu dengan membuat desa/kelurahan ramah anak, sekolah ramah anak.

“Sudah ada beberapa sekolah yang sudah menjadi proyek pilot. Namun, hal tersebut belum dapat diaplikasikan ke wilayah lain,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge