0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Peremas ‘Bukit Kembar’ Gentayangan, Warga Resah

(Ilustrasi) korban pelecehan seksual (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Ulah pria yang suka melakukan pelecehan seksual dengan meremas payudara jadi pembicaraan di media sosial. Keluhan itu diungkapkan melalui salah satu posting seorang warga Loa Kulu, Kutai Kartanegara.

Polisi telah menangkap salah seorang pelaku, Ahmad Syapii (21). Dia diamankan setelah dilaporkan salah seorang korbannya.

Keterangan dihimpun, pelaku dilaporkan seorang wanita bersuami, IN (24), yang masih satu kerabat dengannya, Sabtu (28/5) siang lalu. Laporan ini bermula ketika Ahmad Syapii memepet motor IN dan tiba-tiba meremas payudara perempuan itu. Korban saat itu juga tengah mengendarai motor.

IN mengingat jelas wajah pelaku adalah Ahmad Syapii. Tidak terima perbuatan Ahmad Syapii, IN bersama suaminya, melaporkan perbuatan Ahmad ke Polsek Loa Kulu.

“Benar, kejadian yang dialami korban, dilaporkan suaminya ke Polsek,” kata Kapolsek Loa Kulu, AKP Brahma Aditya, Senin (30/5).

Pengaduan suami IN kepada polisi ternyata diikuti delapan laporan warga lainnya. Mereka mengaku juga menjadi korban remas payudara. Laporan ini membuat polisi bergerak cepat mencari pelaku Ahmad Syapii.

“Minggu (29/5) sore kemarin, pelaku (Ahmad Syapii), kita amankan di rumahnya ya, di Jembayan. Dia mengakui perbuatannya itu. Alasannya cuma iseng,” ujar Brahma.

Menurut Brahma, pelaku mengaku hanya berbuat itu kepada IN dan berdalih tidak melakukan kepada wanita lain. Kini kepolisian terus memburu pelaku remas payudara lain. Pelaku ini dipanggil para netizen dengan sebutan ‘hantu kacak’.

“Ternyata ada pelaku-pelaku lainnya ya, bukan cuma dia (Ahmad Syapii). Ini masih kita lidik, siapa pelaku lainnya itu,” ungkap Brahma.

“Di media sosial memang ramai, meresahkan warga. Banyak yang menanggapi. Kita terus lidik satu per satu, kita terus kembangkan kasus ini,” tambahnya.

Meski telah mengamankan Ahmad Syapii, kepolisian tidak buru-buru menetapkannya sebagai tersangka. Menurut Brahma, timnya masih mendalami keterangan pelaku, untuk menetapkan statusnya.

“Masih diamankan, belum tersangka. Keterangan dia masih kita dalami,” jelas Brahma.

[ang]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge