0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemugaran Dua Situs Purbakala Terkendala Lokasi

merdeka.com
Situs peninggalan purbakala (merdeka.com)

Timlo.net – Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta sulit memugar dua candi, yakni Candi Kedulan di Kalasan dan Candi Morangan di Sleman. Hal ini lantaran lokasi kedua candi yang terpendam di bawah jalan umum.

“Pemugaran dua situs Candi Kedulan dan Candi Morangan terbatas lahan yang ada. Di Morangan, sebetulnya dari kajian sebagian candi berada di bawah jalan aspal,” kata Ketua Unit Kerja Pemugaran BPCB Yogyakarta Indung Panca Putra, Senin (30/5).

Menurut dia, Candi Morangan yang berada di daerah aliran Sungai Gendol tersebut sampai saat ini masih berupa reruntuhan bebatuan.

“Sampai saat ini juga masih dalam proses negosiasi dengan pemilik tanah di sisi timur dari area situs tersebut. Untuk memindahkan jalan aspal tersebut, apakah boleh dibebaskan atau hanya disewakan saja, kami masih mengusahakannya. Kalau sudah selesai, baru kami alihkan jalannya,” katanya.

Dia mengatakan, Candi Morangan tersebut memang sempat terpendam tanah akibat letusan Gunung Merapi. Seperti juga situs Candi Kedulan, yang dari lapisan tanahnya pernah terkena dampak erupsi besar Gunung Merapi sebanyak dua kali.

“Di Candi Kedulan juga sama. Di sebelah timurnya merupakan jalan umum, yang digunakan petani. Jadi harus dibebaskan terlebih dahulu sebelum pemugaran,” katanya.

Kepala Seksi Perlindungan Pengembangan dan Pemanfaatan BPCB Yogyakarta, Wahyu Astuti mengungkapkan, pembebasan tanah untuk kepentingan pemugaran memang membutuhkan waktu lebih. Karena tidak jarang, penilaian dari petugas appraisalnya dengan pemilik, berbeda.

“Dalam proses pengerjaan pemugaran situs diutamakan yang lebih penting terlebih dahulu. Rencana ke depan, Kedulan pada 2019 nanti akan selesai dibuat Pusat Studi Vulcano Arkeologi,” katanya.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge