0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pramuwisata Wajib Kuasai Bahasa Asing

Kawasan Gunung Ijen (wisatakawahijen.com)

Timlo.net – Pelaku wisata Banyuwangi dibekali pelatihan bahasa asing guna memberi pelayanan terbaik terhadap wisatawan yang datang. Bahasa asing dianggap memegang peranan vital dalam industri pariwisata.

Mulai pekan lalu, guru bahasa dari Unit Pelayanan Bahasa Sekolah Tinggi (STP) Nusa Dua, Bali, yang dipimpin Dewa Gde Ngurah Byomantara, didatangkan ke Banyuwangi. Kedatangan guru bahasa asing itu untuk melatih para pelaku wisata di Gunung Ijen.

Kursus diprioritaskan bagi warga yang pekerjaannya berkaitan dengan sektor pariwisata. Diantaranya tukang ojek, tukang becak, dan perajin barang khas Banyuwangi. Kursus juga boleh diikuti oleh mereka yang ingin bekerja sebagai pemandu wisata.

“Yang ikut pelatihan bahasa terdiri dari beragam profesi, mulai pemandu lokal, penambang, pengelola homestay atau vila, pelayan rumah makan, pedagang dan sopir travel. Mereka berasal dari Kecamatan Licin, Glagah, Giri dan Kalipuro,” terang Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STP Nusa Dua Bali, I Ketut Surata, kemarin.

Dari paparan Surata, banyak wisatawan merasa tidak nyaman jika tuan rumah tidak tahu bahasa mereka. Kawasan wisata yang tak menyediakan kemudahan informasi dan komunikasi dalam bahasa yang dipahamisi turis terasa kurang seksi dibanding dengan kawasan wisata yang mau berupaya merekayasa bahasa sesuai kebutuhan komunikasi wisatawan.

Di Banyuwangi, ratusan pelaku wisata itu dilatih berdialek dengan bahasa yang kerap dipergunakan turis seperti Bahasa Inggris, Jerman dan Perancis.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerjasama antara Pemkab Banyuwangi dengan STP Nusa Dua Bali sebagai upaya meningkatkan SDM pelaku pariwisata.”Harapan kami, dengan pelatihan semacam ini akan makin banyak masyarakat di sekitar kawasan wisata yang bisa menjadi guide profesional. Dan yang paling penting, semua masyarakat di sini bisa berpromosi potensi wisata di sini kepada setiap tamu yang ditemui,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge