0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mandeh Jadi Ujung Tombak Pariwisata Sumatera Barat

www.skyscrapercity.com
ilustrasi (www.skyscrapercity.com)

Timlo.net – Kawasan wisata Mandeh dijadikan sebagai destinasi pariwisata prioritas Provinsi Sumatera Barat. Dalam surat resmi yang dikeluarkan tanggal 26 Mei 2016. Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari pariwisata sektor unggulan dalam pembangunan Sumbar 2016-2021.

”Kami putuskan ini karena melihat dan memperhatikan indikator Aksebilitas, Atraksi dan Amenitas,” jelas Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, kemarin.

Mandeh memiliki potensi wisata yang luar biasa di kawasan Pantai Barat Sumatera. Kawasan ini kaya akan obyek wisata.

Pemerintah serius untuk mengembangkan kawasan ini dengan memasukkannya dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

Kawasan Mandeh merupakan gugusan puluhan pulau yang membentang seluas 18 ribu hektare di Teluk Carocok, Pesisir Selatan, ditunjang dengan topografis yang landai dan kekayaan biota laut yang cantik. Apalagi air di kawasan laut ini tak berombak dan sangat jernih.

Hal itu juga seirama dengan apa yang diungkapkan Presiden Joko Widodo, beberapa waktu lalu. Presiden Jokowi mengaku takjub dengan keindahan alam yang ada di kawasan Mandeh. Apalagi saat berada di puncak Mandeh. Keindahaannya terbentang indah.

“Saya kaget waktu masuk kawasan ini. Saya lihat dari atas betapa anugerah Allah kepada kita. Keindahan itu patut kita syukuri,” ujar.

Jokowi mengusulkan Mandeh dijadikan sebagai kawasan wisata keluarga. Yang berkaitan dengan bahari, wisata pulau dan selam. Sehingga, pendapatan masyarakat bertambah. Perekonomian masyarakat akan lebih bagus.

“Dari pengalaman di tempat lain, itu bisa berlipat, sampai lima kali pendapatan income kita,” ujarnya.

Namun, dia meminta gubernur Sumatera Barat dan bupati Pesisir Selatan untuk musyawarah dengan masyarakat sekitar. Merumuskan Mandeh untuk dijadikan apa.

“Sekali lagi tolong ditanyakan ke masyarakat. Dimusyawarahkan, kawasan yang sangat indah ini mau dijadikan apa,” ujarnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge