0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Minta PNS Terminal Tirtonadi Diambil Pusat

dok.timlo.net
Terminal Tirtonadi sisi barat (dok.timlo.net)

Solo — Pemkot Solo saat ini tengah menyusun dokumen dan argumentasi menyusul pelimpahan Terminal Tirtonadi yang akan dikelola oleh pemerintah pusat. Rencananya, pekan depan utusan dari Pemkot Solo akan bertemu dengan jajaran Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dengan pokok bahasan tentang mekanisme penarikan retribusi dan status PNS/tenaga pengelola di UPTD Terminal Tirtonadi.

“Kemungkinan, Kamis (2/6) pekan depan dari sini (Pemkot Solo) akan menemui Dirjen Perhubungan Darat terkait pengelolaan UPTD Terminal. Mau dibuat bagaimana, mengingat waktunya sangat mepet. Tanggal 31 Desember sudah harus diserahkan,” terang Plt Sekda Solo, Rakhmat Sutomo, Senin (30/5).

Menurut Rakhmat, tenaga kerja Terminal Tirtonadi baik PNS/tenaga kontrak saat ini butuh kejelasan. Disamping itu juga, pemasukan terminal juga harus ada ketentuan khusus dalam segi pengelolaannya. Selama ini, pemasukan Terminal Tirtonadi berasal dari penarikan retribusi jasa ruang tunggu, uang sewa kios/pertokoan, retribusi bus dan parkir. Sedangkan, untuk tenaga operasional di Terminal Tirtonadi mencapai 200an orang yang biayanya diambil dari APBD Pemkot Solo.

“Kalau sirkulasi pemasukan dan pengeluaran biaya operasional terminal diatur oleh Perda dan tenaga kerja dibiayai dari APBD. Kalau Terminal Tirtonadi diambil alih pusat, tenaga kerjanya juga harus dibiayai sana dong. Untuk income terminal nanti diatur bersama terkait keuntungannya seperti apa,” jelas Rakhmat.

Terpisah, Kepala Disnas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo Yosca Herman Sudrajat enggan menanggapi masalah tersebut. Namun, dirinya mengisyaratkan bahwa pengambil alihan Terminal Tirtonadi ke pemerintah pusat sangat berat untuk dilakukan.

“Dulu terminal ini (Terminal Tirtonadi) terkesan seram, kumuh, tidak nyaman. Sekarang, sudah bagus, indah, nyaman malah diambil alih. Tapi ya mau bagaimana lagi,” kata Yosca pasrah.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge