0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ojek Online Beroperasi, Dishub: Itu Ilegal

Kepala Dishubkominfo Solo, Yosca Herman Sudradjad (dok.timlo.net)

Solo — Pemerintah Kota Solo melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) setempat tetap kukuh pada pendiriannya untuk menolak keberadaan ojek online. Sebab, belum ada regulasi yang mengatur keberadaan usaha transportasi tersebut.

“Dari dulu kita tetap konsisten menolak. Kalau belum ada regulasi dan tetap beroperasi, namanya ilegal,” ungkap Kepala Dishubkominfo kota Solo, Yosca Herman Sudradjad, Minggu (29/5) sesaat usai perayaan HUT CFD.

Apalagi, sambung Yosca, keberadaan ojek online yang menarik bayaran terhadap penumpang, tentu saja akan merugikan perusahaan transportasi yang lain, misalnya taksi, dan bus kota. Sebab, sesuai dengan UU nomor 22 tahun 2009, keberadaan Gojek ini tetap dianggap ilegal.

“Padahal taksi dan bus ini membayar pajak kepada pemerintah, kan kasihan. Belum lagi soal keselamatan penumpangnya (ojek online) bagaimana? Nah tentunya kita harus bisa menyikapi dengan bijak,” paparnya.

Pihaknya akan segera menggelar rapat koordinasi terkait dengan keberadaan ojek online ini.

“Sampai saat ini kita masih tegas menolak. Sebab setiap perusahaan ini kan juga harus memproses ijin resmi, membayar pajak dan sebagainya. Dalam setiap usaha legalisasi juga dibutuhkan.” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge