0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

HUT CFD ke-6 Diikuti 2016 Orang

timlo.net/heru murdhani
Solo Car Free Day (timlo.net/heru murdhani)

Solo — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menyelenggarakan acara hari ulang tahun Solo Car Free Day (CFD) di ruas jalan Slamet Riyadi, Minggu (29/5). Acara ini diikuti oleh 2016 orang peserta dari berbagai elemen masyarakat.

“Tahun ini kita mengambil tema Reduce Emission and Recycle untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa fungsi dari CFD ini adalah untuk mengurangi penggunaan kendaraan bermotor,” ungkap Kepala Seksi Pengembangan Komunikasi dan Informasi, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Solo, Isnan Wihartanto.

Acara ini dimulai dengan berjalan kaki bersama dari kawasan Sriwedari, hingga perempatan Ngarsopuro. Arak-arakan dibuka dengan penampilan Korps Marchingband Genderang Seruling Canka Lokananta dari Akademi Militer. Kegagahan kelompok berjuluk Macan Tidar ini membius penonton yang menyaksikan di sebelah kiri dan kanan jalan.

Setelahnya disusul dengan beberapa kelompok perusahaan transportasi seperti Kosti Solo, dan Rosalia Indah. Peraga berikutnya adalah hotel dan pusat perbelanjaan seperti The Sunan Hotel, Alila Hotel, Solo Grand Mall, dan sebagainya.

Uniknya, peserta diwajibkan untuk menggunakan aksesoris berbahan daur ulang. Hal ini tentu saja selain untuk membuat peserta tampak menarik dan atraktif, juga untuk mengusung semangat Recycle.

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakil Walikota Solo Ahmad Purnomo, Pemerintah Kota menyambut baik pelaksanaan Car Free Day. Menurutnya, pelaksanaan Car Free Day memiliki banyak manfaat bagi masyarakat. Selain untuk ajang berolahraga, industri UKM juga memiliki tempat untuk berpromosi.

“UKM bisa melakukan promo disini, PKL juga bisa hidup, kemudian polusi bisa dikurangi, dan bisa jadi ajang untuk srawung bagi warga masyarakat, sehingga keberadaan CFD yang sudah ada sejak enam tahun ini sangat bermanfaat,” ungkap Ahmad Purnomo.

Diakhir acara juga dilaksanakan senam massal, dengan lagu yang khusus diciptakan oleh Owah Band, berjudul Solo Ngangeni, dan pelepasan burung dara.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge