0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Belum Bisa Menindak Parkir Tak Resmi di Depan Robinson

foto: Rosyid
Parkir liar muncul di Jalan Transito setelah Robinson resmi dibuka Jumat (27/5) (foto: Rosyid)

Solo – ­ Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) kota Solo telah memasang rambu larangan parkir di depan Toko Robinson, Purwosari. Namun warga justru menggelar jasa parkir tepat di depan rambu tersebut. Terkait hal itu, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perparkiran Dishubkominfo Solo menerangkan bahwa rambu tersebut baru dipasang Rabu (25/5) lalu.

“Jadi rambu itu masih dalam tahap sosialisasi. Belum memiliki kekuatan hukum,” terang Kepala UPTD Perparkiran, M Usman ketika dihubungi timlo.net melalui telepon, Sabtu (29/5).

Sesuai pasal 31 Peraturan Pemerintah No 43/1993, masa sosialisasi berlangsung selama 30 hari sejak rambu lalu lintas dipasang. Selama masa sosialisasi tersebut, rambu belum memiliki kekuatan hukum sehingga pelanggar tidak bisa ditindak.

“Sejak dipasang kita sudah sosialisasikan kepada warga. Sampai hari ini juga sudah kita ingatkan terus. Nanti setelah 30 hari kalau masih nekat akan kita gembok,” akunya.

Usman mengakui sebelum peresmian Robinson, warga sekitar sempat mengajukan ijin membuka lahan parkir di lokasi tersebut. Namun pihaknya dengan tegas menolak. Hanya saja, di pinggir rel kereta api terdapat sebidang lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).

“Kalau yang di situ, kita tidak bisa menindak karena itu lahan PT KAI,” kata dia.

Kepala Dishubkominfo Solo, Yosca Herma Soedrajat sendiri sudah menginstruksikan kepada UPTD perparkiran agar parkir di lokasi tersebut segera ditertibkan. Namun hingga sore tadi, Timlo.net masih mendapati adanya parkir liar di depan rambu larangan parkir itu.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge