0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ojek Online Beroperasi, Dishubkominfo Angkat Tangan

dok.timlo.net/heru murdhani
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Solo, Yosca Herman Sudrajad (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo ­-Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Solo mengaku tak bisa berbuat banyak untuk mencegah operasional ojek online di Solo. Pasalnya, Dishubkominfo tak berwenang menindak pelanggaran lalu lintas.

“Sesuai undang­-undang, yang berhak menindak pelanggaran dari pihak kepolisian. Kalau dari kepolisian tidak menindak, kita tidak bisa apa-­apa,” kata Kepala Dishubkominfo Solo, Yosca Herman Soedrajat, Sabtu (28/5).

Ia pun sempat membeberkan sejumlah daerah lain yang terlanjur membiarkan Go-jek beroperasi belakangan ini menghubunginya. Mereka mengeluhkan lalu lintas yang kian semrawut setelah Go-jek beroperasi di daerah-­daerah. Selain itu, gesekan dengan moda transportasi lain juga kian mengkhawatirkan.

“Kami juga belajar dari Jakarta. Nyatanya ricuh seperti itu. Artinya, ada pihak-­pihak yang merasa dirugikan. Ini daerah­-daerah tempat Gojek beroperasi juga banyak yang mengingatkan saya,” tambahnya.

Yosca menerangkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polresta Surakarta, khusunya Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) terkait beroperasinya Go-jek di Solo. Meski demikian, ia hanya bisa sebatas memberi masukan. Sementara penindakan merupakan wewenang polisi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dishubkominfo sejak awal menolak keras beroperasinya ojek online di Solo. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan dampak adanya ojek online terhadap lalu lintas dan sistem transportasi massal.

Editor : Eddie Mutaqin

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge