0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Stabilisasi Harga Daging Sapi Jangan Sampai Rugikan Peternak

Pedaganng daging sapi berharap pemerintah juga mempertimbangkan harga pakan bila harga daging ditekan menjadi Rp 80 ribu (foto: Nanin)

Boyolali – Wacana Presiden Joko Widodo menekan harga daging hingga Rp 80 ribu per kilogram mendapat dukungan dari Disnakan Boyolali. Hanya saja kebijakan ini harus disosialisasikan ke peternak dan pedagang daging sapi.

“Harus jelas, jangan sampai merugikan peternak,” kata Kepala Disnakan Boyolali, Bambang Jiyanto, Sabtu (28/5).

Dijelaskan, salah satu faktor yang mempengaruhi tidak stabilnya harga daging sapi dikarenakan mahalnya harga pakan harian seperti rumput hijau dan konsentrat. Selama ini belum ada pengusaha yang menyimpan stok daging sapi potong dalam jumlah besar.

Sementara bila memasuki bulan puasa hingga lebaran permintaan daging mengalami peningkatan dan akan dibarengi dengan harga yang tinggi.

“Selama ini kan tergantung pada peternak dalam penjualan sapi potong, sedangkan pasokan seringkali kosong ini juga yang memicu harga tinggi,” tambahnya.

Di sisi lain, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Boyolali Kota, Endang, mengakui bila harga disesuaikan dengan kebijakan presiden harus dibarengi dengan turunnya harga pakan.

Pasalnya tak ada pedagang yang mau merugi. Apalagi selama ini kenaikan harga daging dipengaruhi dengan harga sapi potong.

“Pedagang kan pengennya untung, pemerintah juga harus mempertimbangkan harga pakan juga,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge