0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Siswa SMK Ini Kerjakan UKK di Dalam Rutan Solo

Siswa SMK kerjakan UKK di dalam Rutan Solo (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terpaksa harus melaksanakan ujian kenaikan kelas (UKK) di ruang Konseling Bantuan Hukum, Rumah Tahanan (Rutan) Klas 1A Solo, lantaran kasus hukum yang membelitnya. RS (17) demikian inisial siswa tersebut, disangka terlibat kasus penyalahgunaan narkotika.

“Karena statusnya masih tersangka maka kita perjuangkan hak pendidikan dari siswa ini, agar tetap bisa mengikuti ujian kenaikan kelas,” papar Dunung Sukocowati, pendamping anak Yayasan Atma Solo, Sabtu (28/5).

Yayasan Atma Solo sendiri mendengar laporan adanya siswa yang bermasalah dengan hukum ini segera menghubungi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, untuk bisa memfasilitasi ujian kenaikan bagi siswa ini. Sebelumnya pihak yayasan juga melakukan pendampingan kepada anak dan orang tuanya untuk tetap belajar dan memasok buku-buku pelajaran kedalam Rutan.

“Kita sampaikan pada orang tua anak, untuk menyuplai buku-buku bagi putranya, agar tidak ketinggalan pelajaran.” imbuhnya.

Dunung mengatakan semangat belajar dari anak dampingannya ini cukup tinggi. Hal ini dibuktikan saat dirinya hendak melanjutkan sekolah dari SMP ke SMK, keluarganya tak memiliki uang, karenanya anak tersebut bekerja menjadi cleaning service untuk bisa melanjutkan sekolah.

Dunung juga menceritakan, keterlibatan RS dengan Narkoba disebabkan oleh kemiskinan dari keluarganya. Saat itu, RS meminta sejumlah uang kepada orang tuanya untuk mengikuti kegiatan, namun karena orang tua tak mampu memberi, dia ditawari untuk berjualan barang haram itu.

“Emoisi anak masih labil dan memang sedang butuh uang, ini yang membuatnya nekat berjualan Shabu. Anak ini hanya korban dari pengaruh lingkungan dan keluarga. Saya berharap kepada pihak penegak hukum agar mempercepat proses hukumnya dan memberikan hukuman yang tidak terlalu berat agar dia dengan segera bisa melanjutkan proses pendidikannya,” beber Dunung.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge