0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Juara Indonesian Idol Ini juga Jawara Dangdut Academy

dok.merdeka.com
Ihsan Idol @Kapanlagi.com (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Berbagai kontes dan ajang pencarian bakat penyanyi dan artis telah mewarnai televisi kita sejak satu dasawarsa lebih. Berbagai ajang dengan genre berbeda dari pop hingga dangdut begitu menyita perhatian publik. Itu tampak dari respons publik, khususnya remaja, yang membanjiri audisi di berbagai kota.

Dukungan via SMS sebagai penentu tak semata-mata berdasar pertimbangan kualitas, sehingga banyak yang menyangsikan pemenang adalah penampil terbaik. Boleh jadi ada yang lebih berkulitas, tetapi sudah tersisih sejak awal. Tak ayal, dengan sistem itu, kritik, pujian, atau masukan para juri profesional pun bukan penentu utama kemenangan.

Adalah Indonesia Idol yang jadi pelopor ajang pencari bakat. Ajang itu begitu melibatkan penonton di seluruh penjuru Tanah Air melalui SMS dukungan. Ajang ini dimulai sejak 2004.

Tentu masih ingat dengan Ihsan Idol? Ya, dia adalah finalis dan berhasil menjadi jawara Indonesian Idol tahun 2006. Dengan suaranya yang bazz, Ihsan menjadi salah satu peserta yang penampilannya dinantikan.

Memulai kisah hidupnya dari keluarga yang tidak mampu, Ihsan mencoba mengais rejeki dengan mencoba ajang musik ini. Tidak ada yang tahu dengan bakat emas yang dimilikinya hingga suatu saat di tahun 2006, sebuah keputusan kecil membuat perubahan besar dalam kehidupannya.

Nasib baik menghinggapi Ihsan sehingga akhirnya dia berhak menyandang juara di Indonesia Idol seasons 3. Perjuangan Ihsan dalam mengikuti audisi patut diacungi jempol. Dia mampu membuktikan bahwa kerja kerasnya selama ini bisa membawanya kepada kesuksesan. Saat itu, Ihsan unggul tipis dalam voting SMS dari pesaingnya Dearly Dave Somphie, atau sang runner up Dirly.

Kesuksesan besar Ihsan ini membangkitkan motivasi kepada orang-orang bahwa Indonesia Idol dapat merubah nasib mereka. Hingga akhirnya jumlah peserta Indonesia Idol pun semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Namun seberapa lama seorang peserta bertahan pada sebuah ajang ditempuh melalui sistem dukungan via SMS. Ya, ajang pencarian bakat itu begitu melibatkan emosi publik. Dan, itu berdasar kesukaan, garis keturunan, etnis, hingga sentimen atau ikatan emosional kedaerahan.

Seakan tergerus zaman, entah kenapa seolah-olah jebolan ajang pencarian bakat seolah-olah tidak diperlukan lagi di industri musik Indonesia. Keunikan mereka adalah modal yang seharusnya mampu bertahan. Namun, mereka malah menghilang, tenggelam di gusur oleh pendatang baru.

Tak kecuali Ihsan, dirinya terus berusaha eksis di dunia hiburan Indonesia. Bahkan, Ihsan pernah melakoni dunia akting. Saat itu, Ihsan Tarore tampak hadir di acara pemutaran perdana film terbarunya bertajuk ‘9 Summers 10 Autumns’ di Jakarta.

Film garapan sutradara Ifa Isfansyah ini bercerita perjuangan kisah cinta dan kebersamaan keluarga yang diadaptasi dari novel karya Iwan Setyawan.

Ihsan lahir di Medan, Sumatera Utara, 20 Agustus 1989, sulung dari 3 bersaudara anak pasangan Kusnadi dan Endang Susilawati merupakan pemenang Indonesian Idol musim ketiga.

Ihsan adalah kontestan yang berasal dari Medan. Ihsan memenangkan kontes ini pada saat umurnya masih 17 tahun. Media banyak mengekspos latar belakang keluarga Ihsan yang sederhana sejak audisi pertama.

Kini jejaka berpostur mungil ini malah lebih dikenal sebagai bintang film. Film-film yang pernah sukses dibintangi antara lain Mengaku Rasul (2008), JK (2009), Sang Pencerah (2010), Mati Muda di Pelukan Janda (2011), Bait Surau (2012), ‘Tendangan Si Madun season 2, 9 Summer 10 autumms 2013. Sementara sinetron yang dibintangi Maha Kasih 2 (serial lepas), Surga-Mu (serial lepas) Melody.

Usaha kerja kerasnya ini pun berhasil membuahkan, dimana pada tahun ini Ihsan menunjukkan kemampuan bernyanyi dangdut dan berhasil menjadi Juara 1 di ajang Dangdut Academy Celebrity 2016 (DAC). Dia berhasil menyingkirkan Gilang Dirga dan Rafael Tan di acara Grand Final Dangdut Academy Celebrity tadi malam, Rabu 25 Mei 2016.

Ihsan berhasil merebut hati masyarakat Indonesia dengan aksinya di panggung grand final D’Academy Celebrity. Dia mendapat perolehan SMS teratas dengan jumlah 40 persen suara.

Selain mendapatkan hadiah total Rp 100 juta, Ihsan Tarore juga berkesempatan menjadi wakil Indonesia di ajang D’Academy Asia 2. Tentunya ini menjadi tantangan tersendiri bagi Ihsan yang sudah berkarier sebagai penyanyi pop. [war]

Sumber: merdeka.com

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge