0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bikin 17.270 Resensi Buku, Sragen Raih Rekor MURI

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati (dua dari kanan) menerima Piagam MURI (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Kabupaten Sragen berhasil mencatatkan ke Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam  pembuatan 17.270 resensi buku oleh ribuan pelajar dari SD, SMP dan SMA/SMK di Bumi Sukowati. Pencapaian rekor MURI ini sekaligus sebagai pendukung pencanangan Sragen Sebagai Kabupaten Literasi.

“Yang terpenting adalah bagaimana membangun, mengimplementasikan budaya literasi dan menjaga konsistensinya,” kata Spesialis Pengembangan Sekolah Usaid Prioritas, Handoko Widagdo, Jumat (27/5).

Handoko menyatakan, selama ini pihaknya memang telah menginisiasi Sragen sebagai Kabupaten Literasi dan memfasilitasi dalam pembuatan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Kabupaten Literasi. Sedangkan dalam perolehan Piagam Muri sendiri Usaid Prioritas berperan sebagai lembaga penyelenggara pendukung.

“Usaid Prioritas sebagai mitra pendidikan mendukung penuh literasi di Sragen,” jelas Handoko.

Sementara pihak Muri mencatat ada sebanyak 17.270 resensi yang dibuat oleh pelajar SD, SMP hingga SMA di Kabupaten Sragen. Sebelumnya, mereka telah membaca buku secara massal di sepanjang Jalan Raya Sukowati Kota Sragen. Kegiatan itu bersamaan dengan digelarnya Upacara Ambal Warso Kabupaten Sragen di Alun-alun Sasono Langen Putro.

Piagam MURI dalam pembuatan Resensi Buku diserahkan langsung oleh Deputi Manajer MURI Semarang, Ariani Siregar kepada Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Bupati Yuni bakal menindaklanjuti pencanangan Sragen Sebagai Kabupaten Literasi itu dengan membuat Surat Edaran untuk menggalakkan kegiatan membaca di lingkungan sekolah.

“Sekolah harus menyediakan waktu di luar jam pelajaran untuk memberikan kesempatan membaca kepada siswa sekitar 15 menit. Setidaknya siswa bisa membaca satu minggu satu buku,” kata Yuni.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge