0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Satgas Perbatasan Amankan Tiga Ribu Botol Miras Tanpa Dokumen

merdeka.com
ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net — Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pamrahwan (Pengamanan Daerah Rawan) Yonif Raider 509 Kostrad, berhasil menggagalkan penyelundupan sekitar 3.000 botol minuman keras (miras) ke Papua. Total nilai ribuan botol miras tanpa dokumen resmi itu diperkirakan mencapai nilai Rp 300 juta.

Kepala Bidang Penerangan Umum (Kabidpenum) Puspen TNI, Kolonel Czi Berlin G mengatakan, penyelundupan ribuan botol miras yang akan dibawa ke beberapa kota di Papua itu berhasil digagalkan oleh Prajurit TNI Yonif 509 Kostrad, di bawah pimpinan Letkol Inf Beny Setiyanto sebagai Dansatgas ketika mereka tengah rutin memeriksa kendaraan yang melewati pos.

“Pemeriksaan dilakukan secara acak dan tidak terjadwal di seluruh wilayah penugasan Satgas Pamrahwan, baik di Sorong, Manokwari, Enarotali maupun Puncak Jaya. Hal ini dimaksudkan agar kegiatan pemeriksaan tersebut tidak bocor sebelum dilaksanakan,” ujar Berlin di Mabes TNI Cilangkap, Jumat (27/5).

Berlin juga menyampaikan, dalam setiap kesempatan apel pagi, Dansatgas Pamrahwan Letkol Inf Beny Setiyanto selalu menekankan kepada anggotanya bahwa pemeriksaan di wilayah penugasan Satgas Pamrahwan (Papua dan Papua Barat), akan terus dilaksanakan sampai akhir penugasan. Sehingga peredaran miras dan barang-barang ilegal lain dapat lebih ditekan di wilayah tersebut.

“Tidak hanya bertujuan memerangi minuman keras, kegiatan pemeriksaan seperti yang dilakukan personel Satgas Pamrahwan juga bertujuan mengatasi peredaran barang-barang ilegal lainnya, seperti Narkoba, Senjata Api dan lain sebagainya,” ujarnya.

Berlin menjelaskan, peredaran minuman keras di Papua dan Papua Barat saat ini sangat meresahkan masyarakat, karena banyak tindak kriminal yang terjadi akibat dari pelaku yang mengkonsumsi miras.

“Para pelaku dan barang bukti miras tersebut saat ini telah diserahkan kepada pihak Kepolisian untuk diproses lebih lanjut secara hukum,” tandasnya.

[eko]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge