0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dishubkominfo Tak Pernah Keluarkan Izin untuk Go-Jek

dok.merdeka.com
Ilustrasi Gojek (dok.merdeka.com)

Solo – Terdengan kabar ojek online Go-Jek kini mulai beroperasi di Solo. Menanggapi hal itu Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) menegaskan tetap menolak beroperasinya ojek berbasis internet itu.

“Sikap kami sejak dulu sudah jelas. Tidak boleh beroperasi,” kata Kepala Dishubkominfo Solo, Yosca Herman Sudrajat, Jumat (27/5).

Sampai saat ini pihaknya tidak pernah menerbitkan izin operasi untuk Go-Jek. Beberapa tahun lalu pihak Go-Jek sempat mendatangi kantor Dishubkominfo untuk mengurus izin. Namun waktu itu Dishubkominfo menolak karena dinilai merugikan transportasi massal.

Keberadaan Go-Jek dikhawatirkan bakal menimbulkan berbagai permasalahan transportasi baru. Selain merugikan transportasi masal seperti bus dan angkot, adanya Go-Jek akan mendorong pertumbuhan jumlah kendaraan roda dua yang sudah tinggi. Bukannya menyelesaikan masalah, Go-Jek justru akan menimbulkan kemacetan.

“Di Jakarta ada 60 ribu lebih operator Go-Jek. Bayangkan kendaraan sebanyak itu akan memenuhi jalan. Kapasitas jalan kita nggak mampu,” tegasnya.

Hal lain yang menyulitkan beroperasinya Go-Jek di Solo adalah rancunya kategori ojek online yang sampai saat ini belum memiliki regulasi yang jelas.

“Ini mau masuk mana? Kendaraan perorangan atau kendaraan umum. Kalau kendaraan umum aturannya jelas. Kendaraan umum berarti harus melalui berbagai izin. Ada izin operasi, izin trayek, laik jalan (KIR), dan lain sebagainya,” kata dia.

Editor : Ari Kristyono

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge