0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penerapan Kurikulum 2013 Hanya Bertambah Delapan Sekolah

dok.timlo.net/tyo eka
Sekretaris Dikpora Solo, Aryo Widyandoko (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Diantara 50 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Solo yang diajukan untuk menerapkan Kurikulum 2013 (K-13). Namun ternyata yang disetujui oleh pemerintah pusat hanya delapan sekolah saja. Sehingga pada tahun ajaran 2016/2017 nanti Kota Solo, SMP pengguna K-13 hanya bertambah delapan sekolah.

“Mulai tahun ajaran 2016/2017, SMP di Kota Solo yang menerapkan K-13, total ada 14 sekolah,” jelas Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Solo, Aryo Widyandoko kepada wartawan, di Kantor Dinas Dikpora kota Solo, Jumat (27/5).

Ke delapan SMP yang akan menerapkan K-13 tersebut, adalah SMPN 2, SMPN 3, SMPN 14, SMPN 15, SMPN 19, SMP Batik, SMP Kristen 1, dan SMP Kristen Kalam kudus. Sedang sebelumnya tercatat enam sekolah, yaitu SMPN 1, SMPN 4, SMPN 12, SMP Al Azhar Syifa Budi, SMP Al Isryad, dan SMP Al Islam.

Pada kesempatan itu, Kasi Kurikulum Bidang SMP Dinas Dikpora Solo, Waliyono mengemukakan, saat ini baru sekitar dua persen SMP yang menerapkan K-13. Padahal total ada 83 SMP di Solo, masih ada 69 SMP yang masih harus menggunakan KTSP.

Menurut Waliyono, jatah kuota SMP di Solo yang menerapkan K-13 untuk tahun ini hanya delapan sekolah sesuai ketetapan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Karena Propinsi harus membagi kuota untuk semua kabupaten atau kota di wilayah Jawa Tengah. Khusus Kabupaten Brebes, pelaksana K-13 sudah mencapai 100 persen, sehingga kuota untuk daerah lain harus menyesuaikan dengan sisa kuota yang ada untuk wilayah Jawa Tengah.

“Memang pemerintah memprogramkan implementasi K-13 ini secara bertahap, hingga 2019 mendatang bisa 100 persen menggunakan K-13 ini,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge