0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Paska Didemo Warga, TPA Jogoprayan Berhenti Beroperasi

dok.timlo.net/aditya wijaya
Warga blokir jalan menuju tempat pembuangan sampah (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menghentikan penggunaan lahan kas Desa Jogoprayan, Kecamatan Gantiwarno, sebagai sebagai tempat pembuangan akhir (TPA) sampah sementara. Hal itu menyusul aksi pemblokiran jalan masuk TPA oleh warga dua desa Kabupaten Gunung Kidul.

“Sejak kemarin, Kamis (26/5), sampah tidak lagi dibuang di TPA sementara Jogoprayan,” kata Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Klaten, Purwanto Anggono Cipto, Jumat (27/5).

Sebagai informasi, Selasa (24/5) lalu, warga Desa Karangturi dan Jogoprayan menutup akses jalan menuju lokasi TPA sementara yang terletak di Dukuh Karangmojo. Selang dua hari, Kamis (26/5), giliran Desa Sampang dan Watugajah, Kecamatan Gedangsari, Gunung Kidul yang melakukan aksi serupa. Padahal, sesuai MoU, penggunaan lahan seluas 2.000 meter persegi itu berlaku selama satu tahun dan baru digunakan sejak Jumat (20/5) pekan lalu.

Menurut Purwanto, berdasarkan koordinasi dengan Pemkab Gunung Kidul, Kamis (27/5), disepakati aktivitas TPA sampah sementara di Jogoprayan dihentikan. Dengan hasil itu, Desa Watugajah dan Sampang yang berbatasan dengan Jogoprayan untuk menjaga situasi kondusif.

“Saya juga akan terus melakukan komunikasi secara intensif dengan Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan DPU ESDM Klaten (Anwar Shodiq) terkait calon lahan TPA sementara (pengganti Jogoprayan),” ujar dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge