0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penyiksaan Balita, Polisi Kesulitan Bongkar Pengakuan Tersangka

dok.timlo.net/aditya wijaya
Tersangka penganiayaan dibawah umur, Sumbar Pranoto, digelandang petugas Polres Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten kesulitan membongkar pengakuan Sumbar Pranoto (34) sebagai pelaku penganiayaan keji terhadap Balita berinisial Fr (5) asal Dusun/Desa Kwaren, Kecamatan Ngawen. Namun demikian, polisi sudah menetapkan status tersangka.

“Keterangan sementara, pelaku satu orang. Hal itu berdasarkan bukti-bukti dan ditambah keterangan saksi ahli dari visum yang mengarah pada salah satu pelaku, yakni pasangan dari ibunya (Sumbar Pranoto). Kalau nanti ada perkembangan (tersangka) itu berdasar hasil pemeriksaan dari penyidik,” kata Kapolres Klaten AKBP Faizal, Jumat (27/5).

Karena korban di bawah umur, menurut dia, penetapan tersangka kepada warga ber-KTP Dukuh Balaikambang, Desa Bantarsoka, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas itu memakan waktu lama sejak dilaporkan nenek korban pada 6 Mei lalu. Sebab, saat proses penyelidikan mengumpulkan keterangan, korban selalu menangis.

“Dan kami pun meminta visum dari teman-teman rumah sakit (RS) juga cukup butuh waktu lama. Karena anak itu harus dibawa ke sana (RS),” ucap AKBP Faizal dalam gelar perkara di ruang Satreskrim.

Berdasarkan keterangan Fr dan ibunya, Wulan Tri astuti (32), kata dia, terungkap korban mengalami penyiksaan. Ada tindakan-tindakan yang tidak pantas dilakukan tersangka untuk anak kecil selama tinggal di rumahnya di Dukuh Kemit, Desa Pepe, Kecamatan Ngawen.

“Luka-luka juga banyak sekali di tubuhnya (Fr). Disulut pakai rokok, bulu kening dikerok, dan sebagainya. Itu baru sebagian. Kalau indikasi kekerasan seksual, keterangan sementara yang kami terima tidak ada, masih pada penganiayaan,” kata AKBP Faizal.

Pihaknya akan melakukan upaya proses hukum kasus yang menimpa korban anak di bawah umur tersebut secara hati-hati. Hal itu sesuai instruksi pimpinan Polri, proses hukum sampai pelimpahkan ke Pengadilan Negeri.



loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge