0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Petani Ini Dikukut Polisi Saat Main Judi Online di Warnet

Ilustrasi perjudian (merdeka.com)

Timlo.net — Kepolisian Resor Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menangani 14 kasus perjudian dengan 30 tersangka untuk menciptakan kondisi sejuk jelang bulan Ramadan 2016. Wakapolres Kulonprogo Kompol Andreas Dedy Wijaya mengatakan, 30 tersangka yang diamankan karena mereka melakukan judi dadu, totor gelap, dan remi.

“Selain mengamankan tersangka, kami juga mengamankan barang bukti berupa alat judi dan sejumlah uang,” kata Andreas, Kamis (26/5).

Pihaknya juga mengamankan satu tersangka kasus judi online. Kasus ini dalam proses penyelidikan. Ia berharap proses penyelidikan berjalan lancar dan maksimal. Sehingga, kasus judi online atau pun judi dadu, totor gelap dan remi dapat diberantas di Kulonprogo.

“Kami tidak ingin adanya penyakit masyarakat di wilayah hukum Polres Kulonprogo,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kulonprogo AKP Anton mengatakan jajarannya mengamankan seorang petani yang merupakan warga Kecamatan Galur yang tengah bermain judi online di sebuah warung internet sekitar rumahnya, EF.

“Saat razia, petugas juga menyasar warung internet yang diduga digunakan untuk bermain judi online. Di warung internet tersebut, petugas melihat EF sedang bermain judi online,” jelasnya.

Menurut AKP Anton, saat ditangkap EF sedang bermain judi poker. Yang bersangkutan kemudian dibawa ke kantor berikut sejumlah barang bukti yakni satu unit komputer, kertas bukti transfer dan kartu anjungan tunai mandiri (ATM).

“Tersangka dijerat dengan Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” katanya.

[sho]

Sumber : merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge