0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kesadaran Konsumen Indonesia Masih Rendah

Direktur Pemberdayaan konsumen, Kementrian Perdagangan, Ganef Judawati (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Memperingati hari konsumen nasional, pemerintah menghimbau masyarakat agar lebih paham akan hak dan kewajibanya sebagai konsumen. Selain itu, juga terus mendorong agar masyarakat mencintai produk dalam negeri.

“Dari survei yang kita lakukan, kesadaran konsumen Indonesia akan hak dan kewajibanya saat melakukan pembelian barang hanya 34 persen, atau lebih rendah jika dibandingkan negara maju lainya yang sudah mencapai 51 persen. Oleh karena itu upaya edukasi dan penyadaran kepada masyarakat terus kita lakukan,” ujar Direktur Pemberdayaan Konsumen, Kementrian Perdagangan, Ganef Judawati kepada wartawa, Kamis (26/5).

Dikatakan dia, survei itu telah dilakukan diberbagai daerah diseluruh Indonesia, dengan  memperhatikan beberapa faktor. Diantaranya sejauh mana refrensi yang dipunya terhadap barang yang akan dibeli, seberapa detail memperhatikan penanda didalam barang, bagaimana menyikapai jika barang yang dibeli tidak sesuai harapan dan berapa banyak pembelian mereka terhadap produk dalam negeri.

“Namun meskipun tingkat keberdayaan konsumen kita masih rendah, tapi ternyata animo mereka untuk membeli produk dalam negeri cukup tinggi. Bahkan dari angka survei itu mencapai 60-70 persen,” jelasnya.

Oleh karena itu, dalam rangka memperingati hari konsumen nasional, pemerintah juga berupaya untuk lebih mengenalkan produk dalam negeri kepada masyarakat.

“Pameran produk dalam negeri itu saat ini sangat diperlukan. Karena pasar bebas MEA ini, menyebabkan persaingan pasar semakin ketat dengan banjirnya produk asing,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge