0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Mau Direlokasi, PKL Sunday Market Berbenah

PKL Sunday Market Manahan menggelar aksi damai di Balaikota Solo (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Sunday Market Manahan berupaya menata anggotanya yang selama ini tersebar di setiap sudut Stadion Manahan. Penataan dilakukan dengan harapan Pemerintah Kota Solo mengurungkan niat untuk merelokasi PKL Sunday Market.

“Kita ingin tunjukkan pada walikota bahwa kalau ditata, PKL juga bisa rapi. Tidak mengganggu masyarakat yang mau olahraga,” kata dia kepada wartawan, Kamis (26/5).

Sampai saat ini, kata dia, penataan masih berlangsung. Nantinya hutan kota, jalan yang melingkari bangunan stadion dan velodrome akan steril dari PKL. Stand-stand para PKL akan dipindahkan ke arena balap motor dan sekitar patung panahan.

“Nanti kita akan adakan pembagian menurut jenis dagangannya juga supaya tertib,” tambahnya.

Ia dan Pengurus Paguyuban lainnya berencana menemui Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo untuk mengemukakan solusi yang telah mereka upayakan. Sampai sekarang, Paguyuban PKL Sunday Market belum bersedia direlokasi. Namun mereka juga menyadari keberadaan mereka mengganggu masyarakat yang ingin berolah raga.

“Makanya ini kami atur dulu sebelum kita sampaikan kepada walikota. Biar ada buktinya kalau PKL mau ditata,” kata Korlap PKL Sunday Market, I Nyoman Ngurah Agung.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge