0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Solo Jadi Acuan Pembangunan Kota

timlo.net/ichsan rosyid
Media briefing menjelang PrepCom III di Hotel Alila (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Kota Solo diajukan sebagai salah satu acuan pembangunan kota di dunia. Hal itu diungkapkan dalam sidang tim konsolidasi yang dibentuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang digelar di hotel Alila 24-25 Mei.

“Solo bisa menjadi contoh bagaimana membangun kota secara manusiawi,” kata perwakilan Tim Konsolidasi Indonesia untuk sidang Habitat III, Bakti Setiawan, Rabu (25/5).

Beberapa contoh kesuksesan Pemerintah Kota Solo yang dinilai bisa menjadi acuan untuk menyusun konsep pembangunan kota adalah relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Banjarsari ke Pasar Klithikan yang dilakukan Joko Widodo sewaktu masih menjabat Walikota Solo. Kisah Jokowi berkali-kali mengajak dialog para PKL sebelum relokasi sudah tak asing lagi. Dari situ disimpulkan keterlibatan masyarakat dianggap sebagai kunci keberhasilan penataan kota.

Direktur Eksekutif Yayasan Kota Kita, Ahmad Rifai mengatakan, kerjasama masyarakat dengan pemerintahan merupakan hal penting dalam membangun perkotaan. Pasalnya, kota dibangun dari komunitas-komunitas yang ada di dalamnya.

“Kalau misalnya di dalam suatu kota tidak ada komunitas, pemerintah bisa berdisuksi langsung dengan warga,” kata dia.

Solo menjadi salah satu tuan rumah Stakeholders Discussion yang diselenggarakan di delapan kota di Indonesia. Hasil diskusi di delapan kota itu akan menjadi bahan usulan Indonesia dalam Komite Persiapan (PrepCom) yang akan diselenggarakan di Surabaya, 25-27 Juli mendatang. PrepCom di Surabaya rencananya dihadiri 193 negara yang akan merumuskan Agenda Baru Pembangunan Perkotaan atau New Urban Agenda (NUA) yang dibahas di Sidang Habitat III di Quito, Ekuador, 17-20 Oktober mendatang.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge