0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Susno Duadji Jadi Petani, Mabes Polri : Alhamdulillah

Mantan Kabareskrim Komjen Pol (purn) Susno Duaji kini jadi petani (merdeka.com)

Timlo.net – Mantan Kabareskrim Komjen Pol (Purn) Susno Duadji kini mengasingkan diri dan menjadi petani di Pagaralam, Sumatera Selatan.  Apa yang dilakukan bekas Kapolda Jawa Barata itu ternyata diapresiasi oleh Mabes Polri.

“Oh.. Alhamdulillah,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar, Rabu (25/5).

Bahkan Boy juga mendukung Susno terjun ke dunia politik. Yakni maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan (Sumsel). Meski pernah terlibat dan ditahan karena kasus korupsi, Susno dianggap masih punya hak dalam dunia politik.

“Walaupun dia pernah (ditahan) tapi sudah selesai dan tentu beliau punya hak untuk ikut proses demokrasi di negara kita, ya kita doakan,” ujarnya.

Kendati begitu, Boy mempersilakan masyarakat untuk menilai langsung keputusan mantan terpidana kasus dugaan korupsi tersebut.

“Karena mekanisme ini sudah terbuka sekali masyarakat bisa menilai sendiri. Siapapun punya niat baik kita doakan agar mereka bisa berhasil,” timpal dia.

Seperdi diketahui, sosok mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji kembali muncul di tengah publik. Setelah lama kasusnya berlalu, Susno memilih pulang ke tanah kelahirannya di Pagaralam, Sumatera Selatan.

Mengisi waktu luangnya, Susno memilih bertani dengan menggarap lahan milik kedua orangtuanya, seperti kebun, sawah, pekarangan dan kolam ikan. Aktivitas itu diunggahnya di laman sosial media facebook. Dia juga mengunggah aktivitasnya berbelanja ke pasar tradisional dan menemui pedagang.

Di salah satu foto justru tampak Susno yang mengenakan pakaian berwarna merah, bersanding dengan Wakil Sekjen PDIP Ahmad Basarah di sebuah acara PDIP. Saat berkunjung ke Jakarta pada April lalu, Susno mengaku banyak masyarakat yang datang dan memintanya untuk maju sebagai calon Gubernur Sumsel. Saat itu dia mengaku siap maju sebagai cagub Sumsel dalam Pilkada 2017 apabila masyarakat mendukungnya.

Apakah fotonya bersama petinggi PDIP sinyal Susno akan maju dengan kendaraan partai berlambang banteng moncong putih, Sekjen PDIP Hasto Kristianto tidak menjawab spesifik. Partainya hanya membuka diri pada siapapun yang mau bergabung dalam upaya membangun bangsa.

“Selama mereka yang mau bergabung itu memiliki tujuan sama yaitu membangun bangsa ya boleh saja bergabung,” ujar Hasto saat ditemui usai penganugerahan gelar doktor HC kepada Ketum PDIP Megawati di Universitas Padjadjaran, Bandung, Rabu (25/5).

Disinggung soal dukungan PDIP untuk Susno, lagi-lagi Hasto tidak menjawab dengan tegas.

“Tidak mengerucut kepada siapa saja, yang mau melakukan pendekatan ke PDIP boleh saja,” katanya.

Untuk diketahui, nama mantan perwira tinggi kepolisian itu dikenal akibat ucapan cicak versus buaya saat berseteru dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tak hanya itu, Susno juga menjadi pesakitan akibat dituduh menggelapkan dana pengamanan Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2008 dan kasus korupsi PT Salmah Arowana Lestari lalu.

Gara-gara kasus itu, dia dijebloskan ke penjara selama 3,5 tahun. Ia sempat dijemput paksa oleh Kejaksaan Agung dan dimasukkan ke Lembaga Permasyarakatan Cibinong pada Mei 2013 lalu.

[ren]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge