0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Desain Halte Baru BST Pertimbangkan Masukan Pengguna

Penumpang Batik Solo Trans terpaksa turun di jalan karena halte dibongkar (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Solo merenovasi 10 Halte Batik Solo Trans (BST). Halte yang baru didesain terbuka tanpa kaca keliling seperti halte lama. Hal itu dilakukan setelah mempertimbangkan masukan dari para pengguna BST.

“Desain itu berdasarkan masukan masyarakat yang memakai BST. Desain yang lama banyak dikeluhkan,” kata Kepala Seksi Angkutan Orang Dishubkominfo Solo, Taufik Muhammad, Rabu (25/5).

Ia menambahkan, halte lama yang dikelilingi kaca membuat kondisi halte sulit dipantau. Meski tampak masih bagus dari luar, plat besi di dalam halte banyak yang keropos sehingga membahayakan penggunanya. Selain itu, dari faktor keamanan, halte tertutup lebih rawan kejahatan karena tidak tampak dari luar.

“Selain itu, halte terbuka kelihatan lebih asri karena tidak menutupi pemandangan sekitar,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Dishubkominfo, Yosca Herman Sudrajat mengungkapkan renovasi halte BST dilakukan karena masa berlaku kontrak pihak ketiga yang menjadi rekanan pemkot dalam pembangunan halte BST Koridor I berakhir tahun lalu. Selain itu, halte lama dibangun pada tahun 2010 sehingga kini usianya sudah lima tahun lebih.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge