0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dishubkominfo Klarifikasi Anggaran Halte BST

Batik Solo Trans (BST) (dok.timlo.net/dhefi nugroho)

Solo — Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Solo mengklarifikasi pemberitaan di media tentang anggaran renovasi halte Batik Solo Trans (BST). Di berbagai media diberitakan Dishubkominfo akan merenovasi 10 halte BST dengan anggaran Rp 3 Miliar.

“Saya klarifikasi, anggaran renovasi halte BST bukan Rp 3 Miliar. Yang benar Rp 977 Juta,” kata Kepala Seksi Angkutan Orang Dishubkominfo, Taufik Muhammad, Rabu (25/5).

Ia merinci, 10 halte yang akan direnovasi berada di depan UNS, Gladag, Nonongan, Sriwedari, depan Solo Grand Mal, dan Depan SMA Batik. Masing-masing satu buah. Ditambah lagi di depan RSU Moewadi dan Purwosaari masing-masing dua buah di kanan kiri jalan.

Rata-rata anggaran per halte mencapai Rp 80 Juta. Namun untuk halte di depan SMA Batik, anggaran membengkak menjadi Rp 104 Juta karena ada pengerjaan beton yang cukup luas.

“Setiap halte juga memerlukan pengerjaan pondasi yang membutuhkan dana cukup besar,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Dishubkominfo, Yosca Herman Sudrajat mengatakan anggaran renovasi 10 halte tersebut mencapai Rp 3 Miliar. Sejak awal wawancara, Yosca sebenarnya tampak tidak yakin dengan pernyataannya. Setelah Timlo.net telusuri di website LPSE Solo, pagu pembangunan halte tersebut hanya Rp 992,22 Juta.

Sayangnya, berita halte BST senilai Rp 3 Miliar itu sudah menjadi viral di media sosial. Berbagai kalangan mempertanyakan besaran anggaran yang tidak masuk akal itu.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge