0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

UMKM Tak Berminat Kerjasama dengan Ritel Modern

timlo.net/tarmuji
Produk makanan olahan UMKM (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Pelaku usaha UMKM olahan makanan di Wonogiri mengaku tak berminat memasukkan hasil produksinya di salah satu ritel modern berjejaring. Mereka menilai, penjajakan yang difasilitasi Disperindagkop UMKM Wonogiri tidak sesuai harapan.

“Sebenarnya tujuan kita mempertemukan pelaku usaha UMKM dengan pengusaha ritel modern ini kan biar sama tahu kebutuhannya apa, ini merupakan upaya kita dalam hal pemberdayaan potensi produk lokal,” ungkap Kabid Perdagangan Disperindagkop UMKM Wonogiri, Wahyu Widayati, Rabu (25/5).

Wahyu menyebut, jika pelaku UMKM yang didatangkan sebanyak 75 orang dengan membawa contoh hasil produksi olahan makanan mereka. Bahkan, saat pertemuan ada beberapa pelaku usaha yang meminta satu ruang di bagian teras depan gerai untuk menjual hasil karya mereka.

Namun pihak ritel modern memberikan beberapa persyaratan untuk produk UMKM agar bisa masuk ke gerai mereka. Diantaranya makanan olahan itu harus dilengkapi dengan barcode, PIRT, dan label halal. Pihak gerai ritel modern juga menghendaki jika pembayaran produk olahan lokal ini mundur satu bulan.

“Ada yang siap dan ada yang tidak, maka setelah pertemuan ini, nanti akan kita kumpulkan lagi siapa saja yang berminat,” katanya.

Produsen brem asal DusunTenggar Lor, Kecamatan Nguntoronadi, Singgih mengaku, tidak berminat bekerjasama dengan ritel modern. Menurut dia, perputaran uang terlalu lama, karena pembayaran mundur satu bulan. Dirinya lebih memilih cara pemasaran konvensional seperti yang sudah dia lakoni selama ini.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge