0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pabrik Briket Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

timlo.net/nanang rahadian
(Ilustrasi) Petugas berupaya memadamkan api (timlo.net/nanang rahadian)

Boyolali — Sebuah pabrik pembuatan briket arang tempurung kelapa di Dukuh Tinawas, Desa Rembun, Nogosari, Boyolali, Selasa (24/5) malam terbakar. Saat kebakaran terjadi, pabrik sedang sepi karena semua karyawan sudah pulang dan tak ada penjaga. Kerugian akibat musibah kebakaran mencapai Rp 200 juta.

“Api pertama kali diketahui pukul 21.00 Wib oleh warga sekitar,” kata Kapolsek Nogosari AKP Waskito, Rabu (25/5)

Menurut Kapolsek, pabrik briket tersebut milik Eben Heiser (55), warga Rejosari, Ngemplak, Solo. Api pertama kali diketahui warga yang kemudian melaporkan ke salah satu karyawan pabrik Junianto (40) warga sekitar. Upaya pemadaman manual langsung dilakukan namun briket terus menyala. Warga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Boyolali. Satu unit mobil Damkar dari Boyolali dan satu unit dari Solo, langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Pukul 01.30 WIB, api baru bisa dipadamkan,” tambah Kapolsek.

Akibat kebakaran tersebut, dua buah oven briket dari pipa-pipa besi satu oven dengan dinding batako dan atap seng serta satu oven dengan dinding dan atap seng ludes terbakar. Selain itu enam ton briket tempurung kelapa juga habis terbakar.

“Dari keterangan saksi, kebakaran disebabkan api dari oven terlalu panas,” tandas Warsito.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge