0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pelanggar Lalin, Ditilang Plus Diceramahi Dai Kamtibmas

timlo.net/nanang rahadian
Pelanggar lalin diceramahi Dai Kamtibmas (timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Cara unik dilakukan Satlantas Polres Karanganyar untuk menyadarkan pelanggar lalu lintas. Mereka melibatkan Dai Kamtibmas dalam operasi patuh candi yang digelar di depan rumah Dinas Bupati, Selasa (24/5). Dai tersebut ditugaskan memberikan siraman rohani kepada pelanggar lalu lintas.

“Memang tidak ada ayat di dalam Al Qur’an maupun hadist yang berkenaan dengan lalu lintas. Namun pengendara lalin diminta untuk menjaga dirinya dari bahaya,” kata Ketua Dai Kamtibmas Karanganyar KH Hafidzi, Selasa (24/5).

Dalam Islam diajarkan agar kita menjaga diri dari bahaya dan menghindari hal-hal yang sia-sia. Melanggar lalu lintas termasuk di dalamnya (perbuatan sia-sia dan bahaya-Red).

“Maka siapa yang mentaati aturan yang ada tidak akan merugi,” kata pengasuh pondok pesantren Darul Amal, Jatiyoso itu.

Operasi digelar di depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Pelanggar lalin mayoritas dari pengendara roda dua. Sambil menunggu pembuatan surat tilang, mereka diminta mendengarkan ceramah singkat atau kultum dari sejumlah ulama. Selain itu, mereka juga diberi selebaran materi dakwah yang disampaikan. Sejumlah pelanggar lalin yang ditilang tampak mendengarkan seksama materi yang disampaikan.

Salah satunya adalah Yunendra (25), warga Jungke, Kecamatan Karanganyar ini ditilang karena tidak membawa surat kelengkapan. Mahasiswa Bimbingan Konseling Islam IAIN Solo terebut menyambut positif adanya kultum yang digelar Polres Karanganyar di sela operasi penertiban lalin.

”Dengan adanya kultum ini positif dan mencairkan ketegangan saat ditilang polisi. Karena selama ini setiap ada operasi penertiban lalu lintas kebanyakan pengendara ada rasa takut ditilang,” jelas Yunendra.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge