0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Titik Terang, Tim SAR Temukan Jejak Kaki Pendaki Semeru yang Hilang

merdeka.com
ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Tim SAR gabungan menelusuri jejak kaki dua pendaki hilang di jalur pendakian Gunung Semeru. Posisi jejak tersebut di lereng arah Sumbermani.

“Tim SAR sempat menemukan jejak kaki di Watugedhe dan pencarian diperluas ke Sumbermani yang mengarah ke Barat atau Malang,” kata Purwanto di Lumajang, Senin (23/5) Kemarin.

Sebelumnya, dua pendaki Gunung Semeru dinyatakan hilang pada Jumat (20/5), setelah mereka nekat naik ke puncak Semeru. Mereka adalah Zirli Gita Ayu Safitri (17) dan Supyadi (27), keduanya berasal dari Cirebon.

“Sejauh ini ada titik terang untuk menemukan keberadaan dua survivor itu dan ditemukan jejak dua pendaki mengarah ke barat daya dari puncak gunung tertinggi di Pulau Jawa itu,” paparnya.

Bahkan, salah satu survivor yakni Supyadi dapat mengirim pesan singkat kepada keluarganya mengabarkan posisi keberadaannya di kawasan air terjun berada di sekitar puncak Semeru memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut.

“Keluarga pendaki sudah tiba di Ranupani dan mengabarkan mendapat pesan singkat dari survivor menyatakan berada di kawasan air terjun, sehingga tim SAR gabungan berupaya memastikan dengan melacak jejak keberadaan kedua pendaki asal Cirebon itu,” katanya.

Sedangkan untuk tim SAR gabungan melakukan pencarian di kawasan jurang sedalam 75 meter atau Blank 75 sudah ditarik semua karena titik pencarian difokuskan sesuai dengan pesan singkat diterima oleh salah satu keluarga survivor.

“Hingga kini kedua survivor belum ditemukan, namun tim SAR gabungan terus melakukan pencarian secara maksimal di kawasan air terjun yang dimaksud oleh survivor Supyadi,” terangnya.

Purwanto menjelaskan ada sekitar empat regu melakukan pencarian terhadap dua pendaki yang tersesat itu, dan proses pencarian diperluas ke arah barat kawasan Sumbermani di Kabupaten Malang.

“Mudah-mudahan kedua survivor itu bisa segera ditemukan dan kalau mereka berada di sekitar air terjun, berarti mereka tidak kesulitan untuk mendapatkan air minum,” harapnya.

Sementara salah seorang petugas TNBTS di Ranupani, Tuangkat mengatakan pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan sesuai dengan petunjuk disampaikan oleh keluarga survivor menerima pesan singkat dari salah satu pendaki tersesat.

“Tim SAR masih melakukan pencarian sesuai gambaran aliran air dengan dua air terjun seperti disampaikan keluarga survivor yang menerima pesan singkat itu dan puluhan personel dikerahkan untuk mencari dua pendaki asal Cirebon itu,” jelas dia.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge