0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hati-Hati! Penipuan Berkedok Hadiah Siswa Berprestasi

dok.timlo.net/tarmuji
Isi SMS penipuan berkedok hadiah siswa berprestasi (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Modus penipuan online berkedok pemberian hadiah bagi siswa membuat resah para orang tua murid di Wonogiri. Bahkan dalam melancarkan aksinya, para pelaku tersebut mencatut nama bendahara sekolah dan kepala sekolah.

“Awalnya pekan lalu anak saya itu didata oleh pihak sekolah, karena anak saya itu meraih juara dua peringkat kelas. Tapi kemarin sore ada seseorang yang menelepon di nomor Ponsel anak saya dan mengaku bendahara sekolah, katanya mau minta nomor rekening untuk mengirim hadiah dari propinsi,” terang warga Kecamatan Baturetno, Sugeng saat dikonfirmasi Timlo.net, Selasa (24/5).

Selama ini anak kandungnya bersekolah di SMPN 2 Baturetno kelas X. Lantaran curiga dengan si penelepon gelap itu, Sugeng pun tak begitu saja mengiyakan permintaan pelaku untuk mengirimkan nomor rekening tabungannya.

Pelaku juga menyuruh dirinya untuk menghubungi nomor telepon lain, yang katanya nomor kepala sekolah. Dengan hati-hati ia pun menuruti perintah si penelepon, namun ternyata hampir sama, dia juga disuruh mengirimkan nomor rekening tabungannya. Selain itu dirinya merasa curiga, karena suara penelopon pertama dan kedua suaranya hampir sama, dengan menggunakan aksen bahasa Jawa kaku.

“Ternyata selain nama anak saya, juga ada beberapa siswa yang juga ditelepon penipu itu, tapi kalau soal kena tipu atau belum, saya tidak tahu,” jelasnya.

Kepala SMPN 2 Baturetno, Parman saat dikonfirmasi mengatakan, jika kabar pemberian hadiah kepada siswa didiknya hanyalah aksi penipuan yang dilakukan oknum. Dia juga mengakui jika pekan lalu ada pendataan siswa yang berprestasi, khususnya yang meraih juara kelas.

“Karena saat ini teknologi canggih, jadi tidak heran kalau para pelaku penipuan itu dengan mudahnya mengakses data base siswa dan sekolah dengan ini,” katanya.

Dia menyebut, jika sudah ada wali murid yang lapor kepadanya soal pemberian hadiah bagi siswa berprestasi. Namun dia menegaskan jika hal itu hanyalah aksi tipu-tipu.

“Kalau benar ada bantuan dari pemerintah, mekanismenya tidak seperti itu. Kita pasti akan panggil ke sekolah orang tua muridnya dan dengan surat resmi,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge