0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

TPA Jogoprayan Ditolak , Pjs Sekdes: Kami Manut Warga

dok.timlo.net/aditya wijaya
Pjs Sekdes Jogoprayan, Sakiman (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Perangkat Desa Jogoprayan, Kecamatan Gantiwarno, Klaten angkat bicara terkait pro kontra keberadaan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah sementara di wilayahnya. Pihaknya juga tak menampik jika DPU ESDM Klaten menggunakan lahan kas desa Jogoprayan sebagai lokasi darurat menyusul tidak adanya lokasi  TPA.

“Memang ada pro kontra. Sementara ini penutupan jalan menolak truk sampah lewat,” kata Penjabat Sementara  Sekretaris Desa (Pjs Sekdes) Jogoprayan, Sakiman, Selasa (24/5).

Diterangkan, sejak Jumat (20/5) lalu, truk pengangkut sampah DPU sudah mulai beraktivitas di TPA sementara yang terletak di Dukuh Karangmojo. Hal itu berdasarkan pertemuan perangkat desa di rumah Kades Jogoprayan, Selasa (17/5). Bahkan esok harinya, kami bersama Polsek Gantiwarno juga meninjau langsung proses pengerukan lahan.

“Jumat itu ada empat rit truk yang mengangkut sampah dari Pasar Induk. Kemudian, Sabtu-Minggu (21-22/5) libur. Lalu, Senin (23/5) kemarin kembali buang,” terang dia.

Ditanya soal penolakan warga, Sakiman yang juga Kepala Dusun (Kadus) II yang menaungi dukuh di lokasi TPA sementara mengaku, akan berupaya mendekati warga. Ia akan mendengarkan tuntutan dan apa yang dikehendaki warga.

“Tadi pagi sekitar pukul 07.30 WIB keluar dari rumah ya kaget. Sudah banyak warga yang kumpul di beberapa titik membuat tulisan penolakan dan pemblokiran. Lalu saya berhenti dan hanya berpesan agar pemblokiran jalan jangan sampai mengganggu warga pengguna jalan lainnya. Untuk sementara tuntutan mereka akan kami sampaikan ke Pak Kades. Kami kan hanya manut apa yang menjadi keinginan warga,” ungkap dia saat ditemui di Kantor Desa Jogoprayan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge