0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Setnov Diminta Jangan Buru-buru Dukung Jokowi

Setya Novanto resmi jadi Ketua Umum Partai Golkar (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto (Setnov), diminta untuk tidak tergesa-gesa memutuskan Golkar mendukung Joko Widodo (Jokowi) di Pemilu Presiden 2019 mendatang. Golkar disarankan fokus terlebih dulu mempersiapkan Pilkada serentak 2017. Sebab waktunya lebih dekat sehingga butuh konsolidasi di internal partai.

“Saya pikir sih kita konsolidasi dulu, persiapkan pilkada serentak 2017 dan pilkada serentak 2018. Barulah 2019 kita bicara pileg dan pilpres,” ujar Anggota Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung, Selasa (24/5).

Akbar menilai, kebijakan Partai Golkar dalam mendukung seorang capres juga harus dibicarakan oleh semua pihak di internal Golkar. Sebab hal itu tidak bisa ditetapkan hanya berdasarkan keinginan Setya Novanto secara pribadi.

“Diajak DPD I dan II, dan kalau sudah waktunya diadakan rapimnas,” ujar Akbar.

Akbar menilai, dalam mengutarakan pendapat pribadinya di media, Novanto sebagai ketua umum Golkar seharusnya bisa memisahkan mana hal yang dapat dikomentarinya secara pribadi, dan mana yang harus ditanggapi secara kolektif kelembagaan Golkar.

“Karena kalau keputusan kolektif tak diproses dalam mekanisme formal, orang bisa menyebut itu ada kepentingan dan akan mengganggu soliditas partai,” jelas dia.

Sebelumnya, Setya Novanto menyatakan bahwa partainya siap mendukung Presiden Joko Widodo jika ingin mencalonkan diri kembali sebagai presiden pada Pilpres 2019.

“Sepanjang rakyat mendukung Jokowi untuk menjadi presiden, saya selaku Ketua Umum Partai Golkar akan mendukung dan membela Jokowi,” ujar Novanto.

[dan]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge