0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jalan Radjiman Diblokir Lagi, Peserta Doa Bersama Bertambah

timlo.net/ichsan rosyid
Kyai Muhammad Ali memimpin doa dalam aksi penolakan SSA di Jalan Radjiman, beberapa waktu lalu (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Ratusan warga kembali memblokir Jalan Radjiman acara salat hajat dan doa bersama menolak Sistem Satu Arah (SSA), Senin (23/5) malam. Jumlah peserta aksi kali ini lebih besar dibanding aksi sebelumnya yang digelar pada hari Kamis (19/5).

“Ini bukti kalau yang dirugikan tidak sedikit. Aksi ini didukung oleh seluruh warga Laweyan dari segala kalangan. Dari semua agama,” kata Muhammad Ali usai memimpin salat hajat dan doa bersama.

timlo.net/ichsan rosyid

Ratusan warga salat hajat berjamaah menolak SSA di Jalan Radjiman (timlo.net/ichsan rosyid)

Pantauan Timlo.net, jamaah salat hajat mencapai 15 saf, setiap saf berisi sekitar 15 orang atau lebih. Jumlah tersebut belum termasuk puluhan warga lain yang tidak ikut salat namun ikut memblokir Jalan Radjiman dari arah Timur dan Barat.

Puluhan warga yang tidak ikut salat hajat memblokir Jalan Radjiman. Di depan tampak spanduk-spanduk penolakan SSA

Puluhan warga yang tidak ikut salat hajat memblokir Jalan Radjiman. Di depan tampak spanduk-spanduk penolakan SSA (timlo.net/ichsan rosyid)

Usai salat, Abah Ali, sapaan akrab Muhammad Ali kembali menyampaikan tututan warga yang meminta kebijakan SSA di kawasan Laweyan itu segera dicabut. Pasalnya, kebijakan itu dirasa merugikan banyak kalangan.

“Kecelakaan meningkat, bisnis rugi, banyak PHK, orang menyeberang jadi sulit,” kata dia.

Di awal aksi, suasana sempat memanas karena peserta aksi melihat banyak polisi yang berjaga di lokasi. Ratusan peserta aksi memasuki Jalan Radjiman dengan meneriakkan yel-yel. Suasana seperti itu tidak ditemui dalam aksi sebelumnya.

“Kalau dalam waktu satu kali 24 jam SSA tidak dibatalkan, kami akan aksi lagi sampai SSA dicabut,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge