0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nasib PKL Sunday Market Manahan Masih Digantung

dok.timlonet/ichsan rosyid
Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo Subagyo (dok.timlonet/ichsan rosyid)

Solo —┬áPuluhan pedagang kaki lima (PKL) Sunday Market Manahan menggelar aksi demonstrasi di Balaikota Solo, Senin (23/5). Tak lama setelah mereka berorasi di depan Pendapa Balaikota, Kepala Dinas Pengelola Pasar (DPP) Solo Subagyo bersedia menemui. Pertemuan dilaksanakan tertutup sehingga wartawan tidak dapat meliput.

“Yang datang tadi perwakilan pedagang, bukan dari paguyuban resmi. Kedatangan mereka mendadak, sehingga walikota tidak bisa menemui langsung. Akhirnya saya dan Pak Sutardjo (Kepala Satpol PP) yang ditugaskan untuk menampung aspirasi mereka,” kata Subagyo, usai pertemuan.

Dalam pertemuan tersebut, lanjutnya, para PKL ingin menemui walikota secara langsung untuk menawar rencana relokasi Sunday Market dari Manahan. Dalam kesempatan tersebut, para PKL juga menyatakan bahwa mereka siap ditata asal tidak dipindah.

“Mereka juga usul agar PKL dikelola DPP langsung. Selama ini mereka di bawah pengelolaan paguyuban dan UPTD Sarana dan Prasarana Olahraga,” terangnya.

Menanggapi tuntutan itu, Subagyo menyatakan belum bisa memberi jawaban. Alasannya, keputusan akhir nantinya ada di tangan walikota. Dengan demikian, nasib para PKL Sunday Market akan terus menggantung sampai ada kepastian dari walikota.

“Untuk pertemuan dengan walikota kita akan undang mereka. Mengenai waktunya, menunggu agena walikota longgar,” kata dia.

Terkait permintaan PKL untuk dikelola langsung oleh DPP, ia menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan UPTD Sarana dan Prasarana Olahraga yang selama ini mengelola Sunday Market Manahan.

“Karena ini lintas dinas, tentunya ada tata krama dan tata cara tersendiri. Tidak etis kalau langsung saya ambil alih,” kata dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge